Cara Investasi Reksadana untuk Pemula demi Masa Depan

Tips dan Trik
Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
Konten dari Pengguna
20 September 2023 9:57 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Cara Investasi Reksadana. Unsplash/micheile henderson.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Investasi Reksadana. Unsplash/micheile henderson.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Cara investasi reksadana untuk pemula penting dipahami agar meminimalkan risiko di masa depan. Reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat yang kemudian diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam portofolio efek.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Panduan Lengkap Reksa Dana Investasiku, Adler Haymans Manurung, (2008), reksa dana merupakan portfolio asset keuangan yang terverifikasi. Reksa dana adalah perusahaan investasi terbuka yang menjual saham dengan harga penawaran dan penarikannya pada harga nilai aktiva bersihnya.

Cara Investasi Reksadana untuk Pemula

Ilustrasi Cara Investasi Reksadana. Unsplash/rupixen.com.
Memilih investasi reksa dana yang tepat akan menuntun kepada return yang tinggi dan terus meningkat. Adapun cara investasi reksadana untuk pemula adalah sebagai berikut.

1. Menentukan Platform Investasi

Cara pertama untuk melakukan investasi reksadana adalah menentukan platform investasi. Demi kemudahan pengguna, pilihlah platform reksadana online yang menjual berbagai produk reksadana dari para manajer investasi.
Sebaiknya pengguna memilih platform reksadana ternama dengan review yang baik. Beberapa contoh platform yang tepercaya adalah Indo Premiere (IPOT), Bibit, Bareksa, atau Tokopedia.
ADVERTISEMENT

2. Memahami Jenis Reksadana

Cara selanjutnya adalah harus memahami berbagai jenis reksadana yang ada berdasarkan alokasi investasinya, berikut penjelasannya:

3. Menentukan Jangka Waktu

Jangka waktu investasi terdiri dari kurang dari 1 tahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, dan lebih dari 5 tahun. Jika ingin berinvestasi kurang dari 1 tahun, sebaiknya pilih reksadana pasar uang yang minim risiko.
ADVERTISEMENT
Jika investasi 1-3 tahun, pilihlah reksadana pendapatan tetap. Jika investasi 3-5 tahun, pilihlah reksadana campuran. Jika ingin investasi yang lebih dari 5 tahun, pilihlah reksadana saham.
Cara investasi reksadana yang dijelaskan di atas bisa dilakukan pemula. Semakin muda usia memulai investasi, maka dana yang dikumpulkan untuk masa depan akan makin bertambah. (APR)