Konten dari Pengguna

Cara Kerja Kapal Selam dengan Hukum Archimedes, Kenali di Sini!

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Cara Kerja Kapal Selam. Foto: Unsplash/Ан Нет.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Kerja Kapal Selam. Foto: Unsplash/Ан Нет.

Kapal selam merupakan kapal yang bergerak di bawah permukaan air, biasanya dipakai untuk kepentingan militer. Lantas, bagaimana cara kerja kapal selam sehingga bisa menyelam dan mengapung di air?

Selain kepentingan militer, kapal selam juga bisa digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan penelitian. Hal ini karena kapal selam dapat menjelajahi kedalaman laut yang tidak mungkin dijangkau manusia dengan cara menyelam biasa.

Cara Kerja Kapal Selam dengan Hukum Archimedes

Ilustrasi Cara Kerja Kapal Selam. Foto: Unsplash/Marc-Antoine Déry.

Cara kerja kapal selam dapat dijelaskan dengan menggunakan Hukum Archimedes.

Mengutip dari buku Kumpulan Rumus Fisika SMP, Joni Zukarnain, Hukum Archimedes membahas gaya apung dan zat cair.

Bunyi Hukum Archimedes adalah:"Suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut."

Menurut buku Pengantar Konsep dan Aplikasi Fisika, Ika Maryani dan Jumadi, (2019), kapal selam dapat bergerak bebas di dalam air karena mampu menahan tekanan air di kedalaman laut yang arusnya sangat besar.

Cara kerja kapal selam bergantung pada rongga udara dalam badan kapal selam yang berfungsi sebagai tempat masuk dan keluarnya air atau udara. Rongga yang berada di lambung kapal itu dibekali dengan pintu atau katup yang terdapat di bagian atas dan bawah.

Saat kapal selam mengapung, rongga diisi dengan udara, sehingga membuat volume air yang dipindahkan sama dengan berat kapal. Kemudian, sesuai dengan hukum Archimedes, kapal selam tersebut akan mengapung.

Jika rongga katup atas dan katup bawah pada rongga kapal selam dibuka, udara dalam rongga kapal tersebut akan keluar dan air akan masuk mengisi rongga tersebut.

Alhasil, kerapatannya meningkat dan menjadi berat, kemudian kapal selam mulai tenggelam. Selanjutnya, katup akan ditutup pada saat kapal selam telah mencapai kedalaman yang ditentukan.

Saat kapal selam akan muncul ke permukaan, air dalam rongga akan dipompa keluar sehingga rongga terisi udara.

Kapal akan mengalami gaya apung yang dapat menyamakan berat kapal tersebut sehingga kapal selam akan naik dan mengapung di permukaan.

Itulah informasi tentang cara kerja kapal selam menurut Hukum Archimedes. Semoga dapat menambah wawasan. (Adm)

Baca Juga: 3 Cara Perkembangbiakan Hewan beserta Contohnya

Frequently Asked Question Section

Kenapa kapal selam dapat bergerak bebas di dalam air?

chevron-down

Kapal selam dapat bergerak bebas di dalam air karena mampu menahan tekanan air di kedalaman laut yang arusnya sangat besar.

Apa bunyi Hukum Archimedes?

chevron-down

Bunyi Hukum Archimedes adalah: "Suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut."