Cara Melaksanakan Solat Hajat, Waktu, dan Keutamaannya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap orang pasti memiliki hajat atau keperluan khusus yang sifatnya bisa ringan dan berat. Maka, untuk dapat mewujudkan keperluan khusus tersebut selain dengan usaha dan doa, dapat dilakukan dengan cara melaksanakan sholat hajat di waktu yang tepat.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya telah mencontohkan untuk selalu berdoa kepada Allah dalam urusan kecil sekalipun. Namun, ketika keperluan dirasa besar maka hendaklah sholat sunnah dua rakaat, yang disebut sebagai sholat hajat.
لِيَسْأَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ حَتَّى يَسْأَلَهُ الْمِلْحَ وَحَتَّى يَسْأَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ
“Hendaklah salah seorang dari kalian senantiasa meminta kebutuhannya kepada Tuhan, sampai pun ketika meminta garam, sampai pun meminta tali sandalnya ketika putus.” (HR. Tirmidzi)
Cara Melaksanakan Solat Hajat
Melaksanakan sholat hajat artinya telah menyerahkan kepentingan tertentu atau menyatakan hajatnya kepada Allah Swt. Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain berkata:
من ضاق عليه الأمر ومسته حاجة في صلاح دينه ودنياه وتعسر عليه ذلك فليصل هذه الصلاة الآتية
“Orang yang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukan shalat sebagai berikut,” [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], cetakan pertama, halaman 103).
Melaksanakan sholat dua rakaat (bisa sampai 12 rakaat)
Membaca surat Al-Fatihah, ayat kursi, dan Al-Ikhlas
Membaca Sholawat
Doa hajat yang dibaca selesai solat.
Doa yang menyatakan hajat kepada Allah Swt.
Berikut doa sholat hajat:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لاَ تَدَعْ لِى ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِىَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
(Laa ilaaha illalloohul haliimul kariim. Subhaanalloohi robbil ‘arsyil ‘adhiim. Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin. As,aluka muujibaati rohmatika wa ‘azaanima maghfirotika wal ghoniimata min kulli birrin wa salaamata min kulli itsmin. Laa tada’lii dzamban illaa ghofartah. Walaa hamman illaa farrojtah. Walaa haajatan hiya laka ridhon illaa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin).
Waktu Pelaksanaan Sholat Hajat
Sholat hajat bisa dilaksanakan pada:
Waktu sholat dhuha
Setelah sholat zuhur hingga sebelum masuk sholat ashar
Setelah sholat maghrib hingga sebelum masuk sholat isya
Setelah sholat isya hingga sebelum masuk sholat subuh.
Adapun waktu terbaik pelaksanaan sholat hajat yaitu di sepertiga malam. sepertiga malam dibagi menjadi tiga yaitu:
Sekitar jam 19.00 – 22.00 WIB
Sekitar jam 22.00 – 01.00 WIB
Sekitar jam 01.00 – 04.00 WIB
Keutamaan Sholat Hajat
Berikut ini keutamaan-keutamaan sholat hajat:
Dicintai Allah, ibadah-ibadah sunnah seperti sholat hajat bisa menjadi sebab dicintai Allah.
Ditinggikan derajatnya
Diampuni dosa-dosanya
Hajatnya sudah pasti akan dikabulkan
مَنْ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ يُتِمُّهُمَا أَعْطَاهُ اللَّهُ مَا سَأَلَ مُعَجِّلاً أَوْ مُؤَخِّراً
“Barangsiapa berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian mengerjakan sholat dua rakaat dengan sempurna maka Allah memberi apa saja yang ia minta, baik segera maupun lambat.” (HR. Ahmad)
Demikian cara melaksanakan sholat hajat yang benar berdasarkan tuntunan Rasulullah di waktu pelaksanannya yang tepat juga pengenalan mengenai keutamaan-keutamaan sholat hajat yang penting diketahui umat muslim.
Baca juga: Keutamaan Sholat Tepat Waktu Berdasarkan Hadits
