Konten dari Pengguna

Cara Melester Tembok bagi Pemula agar Rapi

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara melester tembok, Pexels/Tima Miroshnichenko.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara melester tembok, Pexels/Tima Miroshnichenko.

Memplester tembok merupakan tahap finishing yang tujuannya melapisi dinding rumah agar kokoh. Cara melester tembok harus dilakukan dengan benar dan teliti agar saat dilapisi cat, teksturnya lebih rapi, halus, dan tidak retak.

Untuk melakukan plester tembok membutuhkan teknik tersendiri, terutama saat pencampuran bahan pembuatan adonan semen. Bila komposisinya salah, akan berisiko terhadap hasil plester.

Cara Melester Tembok

Ilustrasi cara melester tembok, Pexels/Ksenia Chernaya.

Cara plester tembok sebenarnya bisa dilakukan sendiri dengan mempelajari teknik-teknik dasarnya. Apalagi bila pekerjaan ini hanya untuk merenovasi beberapa bagian rumah, misal kasus plester tembok yang rontok dan menyebabkan cat bermasalah.

Tentu saja melakukannya sendiri lebih hemat daripada menyewa jasa yang biayanya cukup mahal. Biasanya ini dialami bagi orang yang tinggal di perumahan KPR.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, berikut tutorial plester tembok yang bisa dipelajari oleh pemula seperti dikutip dari buku 81 Tips Mengatasi Kerusakan Rumah oleh Bayu Ismaya, Titut Wibisono, Nur Hidayat:

1. Siapkan Alat yang Dibutuhkan

  • Palu

  • Semen

  • Kape

  • Pasir

  • Air

  • Sendok semen

2. Cara Pengerjaan:

  • Sebelum memulai plesteran, kupas cat dinding yang retak di seluruh area yang hendak diplester ulang.

  • Selanjutnya, lepas semua bagian plesteran pada dinding dengan kape sampai pada bagian yang masih melekat kuat di dinding

  • Bersihkan dinding yang sudah dikupas plesterannya menggunakan air atau dikerok sampai bekas plesteran lama terbuang.

  • Lakukan plesteran kembali menggunakan adukan yang baik dan sesuai standar, yaitu perbandingan semen dan pasir 1:5. Hindari adonan semen dari partikel besar dan keras seperti batu.

  • Banyak perumahan menggunakan pasir mengandung tanah/lumpur dalam adukan plesteran agar irit, dan ini akan menyebabkan plesteran tidak dapat menyatu pada dinding.

  • Mulailah melapisi dinding dengan plesteran. Ketebalan yang disarankan berkisar 1,5-3 cm.

  • Jika kesulitan, gunakan benang untuk memberi batasan ketebalan plesteran.

  • Lakukan acian bila plesteran sudah benar-benar kering. Gunanya menutupi pori-pori yang terjadi selama proses plesteran.

Itulah cara melester tembok untuk memperbaiki keretakan plesteran yang disebabkan beberapa faktor. Lakukan plesteran dengan pelan dan tidak perlu terburu-buru, agar hasilnya rapi dan halus.

Untuk memastikan plesteran berhasil, ketuk-ketuk dinding menggunakan jari tangan. Jika tidak timbul suara kopong, artinya plesteran menyatu dengan baik pada dinding. (LAIL)

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Tembok Rembes agar Kembali Kokoh