Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan yang Sudah Lama dan Penjelasannya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membayar utang puasa Ramadhan yang sudah lama harus diketahui oleh setiap muslim. Puasa Ramadan adalah salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap muslim yang sudah balig.
Dalam menjalankannya, terkadang ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang tidak bisa mengerjakan puasa Ramadan. Puasa yang ditinggalkan tersebut menjadi utang yang harus dibayarkan di kemudian hari.
Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan yang Sudah Lama, Ini Penjelasannya
Dikutip dari Fikih Puasa, Siregar (2021:16), bulan Ramadan adalah bulan yang diberkahi. Allah Swt. mengkhususkan bulan Ramadan kepada umat Nabi Muhammad saw. untuk melaksanakan amalan yang dapat menambah pahala.
Salah satu ibadah yang wajib dijalankan di bulan yang mulia ini adalah puasa. Namun, adakalanya seorang muslim tidak dapat menjalankan puasa sehingga orang tersebut memiliki utang puasa yang harus dibayar.
Ketentuan membayar utang puasa ini sesuai dengan surah Al-Baqarah ayat 185.
“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.”
Terdapat dua cara membayar utang puasa Ramadhan yang sudah lama, berikut adalah penjelasannya.
1. Karena Uzur
Orang yang menunda atau terlambat membayar utang puasa karena uzur sepanjang tahun, misalnya sakit, maka orang tersebut berkewajiban membayar utang puasanya sampai waktu ia melaksanakannya.
2. Tanpa Adanya Uzur
Seseorang yang menunda atau terlambat membayar utang puasa tanpa adanya uzur sepanjang tahun, maka orang tersebut wajib mengqada dan membayar fidyah sebesar 1 mud atau sekitar 7 ons beras per hari.
Niat Membayar Utang Puasa Ramadan
Sama seperti saat akan menjalankan puasa Ramadan, ketika akan membayar utang juga ada niat yang harus dibaca. Berikut bacaan niatnya.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Aku berniat untuk mengqada puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah Swt.
Baca juga: 15 Link dan Cara Pasang Twibbon Isra Miraj 2025
Itulah penjelasan cara membayar utang puasa Ramadhan yang sudah lama. Semoga penjelasannya bisa memberikan manfaat. (KRIS)
