Konten dari Pengguna

Cara Membuat Daun Tembakau Tebal, Petani Perlu Tahu

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Membuat Daun Tembakau Tebal, Sumber Unsplash Mokiti Horita
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membuat Daun Tembakau Tebal, Sumber Unsplash Mokiti Horita

Banyak petani yang ingin daun tembakaunya menjadi lebih tebal. Hal ini bisa diwujudkan melalui langkah-langkah mudah dalam cara membuat daun tembakau tebal.

Bila daun tembakau lebih tebal, maka produksi dan kualitasnya pun menjadi lebih meningkat. Tentu hal ini akan memberi keuntungan lebih bagi petani yang membudidayakannya.

Cara Membuat Daun Tembakau Tebal untuk Diketahui Petani

Ilustrasi Cara Membuat Daun Tembakau Tebal, Sumber Unsplash Afif Ramdhasuma

Tembakau bermanfaat di beragam bidang, mulai dari kosmetik hingga obat-obatan. Menurut buku Fakta Tembakau, Prehatin Trirahayu Ningrum, dkk (2022: 14), tembakau di Indonesia mempunyai kualitas terbaik sehingga kerap diekspor ke berbagai negara.

Bagian tanaman yang dimanfaatkan adalah daunnya. Itulah mengapa petani membudidayakan dan memanen bagian tersebut untuk menyambung hidup. Supaya kualitas dan produksinya meningkat, cara membuat daun tembakau tebal berikut bisa diterapkan.

1. Memperhatikan Pemupukan

Tanaman perlu diberi pupuk dasar, seperti kompos atau kandang. Pupuk yang mengandung fosfat tinggi juga diperlukan untuk merangsang pertumbuhan dan pembuntukan akar.

Lalu, gunakan pupuk mengandung nitrogen saat tanaman berumur sekitar 15-18 hari serta 25-28 hari. Lanjutkan dengan menyemprot atau mengucurkan pupuk kalium nitrat agar tanaman bisa tetap terus tumbuh dengan aktif.

2. Memangkas Bunga

Bunga bisa dipangkas saat 10% bunga pertama mulai mekar. Dengan demikian, energi tumbuhan dapat dialihkan ke daun agar lebih tebal dan berkualitas. Jangan lupa untuk menyisakan 12 hingga 16 lembar daun sesuai metode yang digunakan.

3. Mengendalikan Hama serta Penyakit

Tembaku merupakan salah satu tanaman yang rentan terkena penyakit dan hama. Oleh sebab itu, petani perlu mengendalikannya dengan memperhatiikan gejala yang muncul. Dengan demikian, kualitas daun dapat terjaga.

4. Menyiram

Penyiraman perlu dilakukan sesuai usia tanaman. Pada tahap awal pertumbuhan hingga 25 hari, tembakau perlu disiram secara teratut. Frekuensi bisa dikurangi saat usia tanaman memasuki 25 hari. Setelah 65 hari, pemberian air bisa semakin dikurangi.

Baca juga: Cara Panen Tembakau dengan Teknik Pemetikan dan Pengeringan yang Benar

Ada empat langkah dalam cara membuat daun tembakau tebal ini. Keempat langkah ini bisa langsung diterapkan oleh petani selama membudidayakannya hingga masa panen tiba. (LOV)