Konten dari Pengguna

Cara Membuat Kerangka Berpikir di Karya Ilmiah untuk Penulis Pemula

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membuat kerangka berpikir, Foto oleh RetroSupply di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membuat kerangka berpikir, Foto oleh RetroSupply di Unsplash

Kerangka berpikir di karya ilmiah merupakan kerangka konseptual untuk merancang, sampai menyusun penelitian sebuah karya ilmiah. Cara membuat kerangka berpikir di karya ilmiah yang benar akan membantu penulis untuk memperkuat keabsahan temuannya.

Dikutip dari buku Konsep dan Tips dalam Menulis Karya Ilmiah, Hera Khairunnisa, SE., M.Ak (2022 : 25), tujuan membuat kerangka berpikir adalah untuk menguraikan penjelasan atas konsep pemecahan pada masalah yang sudah dirumuskan pada bagian pendahuluan.

Di dalam kerangka berpikir tersebut juga diuraikan variabel-variabel yang jelas, yang harus mengarahkan alasan pemilihan rumusan permasalah yang dipilih.

Tata Cara Membuat Kerangka Berpikir di Karya Ilmiah untuk Penulis

Ilustrasi cara membuat kerangka berpikir, Foto oleh Markus Winkler di Unsplash

Setelah mengetahui pengertian, dan tujuan kerangka berpikir di karya ilmiah. Berikut ini adalah langkah-langkah dari cara membuat kerangka berpikir untuk penulis:

1. Menentukan Tujuan Penelitian

Pahami dengan jelas tujuan penelitian. Apakah ingin menjawab pertanyaan penelitian, menguji hipotesis, atau menyajikan argumen terkait dengan topik tertentu.

2. Mengumpulkan Referensi

Selanjutnya, kumpulkan referensi. Hal ini akan banyak membantu dalam mendapatkan ide, gagasan, dan membuka perspektif baik dari sudut pandang pun akan lebih luas. Pilih referensi yang relevan dengan topic yang sedang kamu angkat.

Bentuk referensi dapat berupa hasil penelitian seperti karya ilmiah, jurnal, buku, kamus, hasil skripsi, tesis, atau berita di televisi.

3. Mendeskripsikan Teori

Dari teori-teori yang sudah diambil dan kumpulkan dari berbagai sumber referensi tadi. Cara membuat kerangka berpikir selanjutnya, deskripsikanlah dengan memperhatikan pemilihan bahasa.

Pilih bahasa baku, baik dan benar, karena karya ini dibuat untuk kalangan akademik.

4. Analisis Mendalam

Kembangkan lagi teori-teori di atas. Dalam pembahasan teori ini, harus jeli dan analitik, karena tidak hanya sekadar menuliskan teori dari berbagi hasil referensi.

Penulis juga perlu melakukan analisis mendalam. Setidaknya, dari analisis mendalam ini, apakah teori tersebut betul-betul sesuai atau tidak.

5. Membuat Kesimpulan

Membuat kerangka berpikir selanjutnya yaitu membuat kesimpulan dari hasil penelitian dari mengumpulkan berbagai referensi beserta analisisnya.

Di sini, penulis dapat menggunakan hasil penelitian dan melihat apakah ada hasilnya atau tidak. Jika ada hasilnya nanti dapat dijadikan suatu kesimpulan. (nov)

Baca juga: Cara Membuat Karya Ilmiah dengan Baik dan Benar

Frequently Asked Question Section

Apa tujuan membuat kerangka berpikir?
chevron-down

Tujuan membuat kerangka berpikir adalah untuk menguraikan penjelasan atas konsep pemecahan pada masalah yang sudah dirumuskan pada bagian pendahuluan.

Apa yang harus diuraikan di dalam kerangka berpikir?
chevron-down

Di dalam kerangka berpikir tersebut juga diuraikan variabel-variabel yang jelas, yang harus mengarahkan alasan pemilihan rumusan permasalah yang dipilih.