Konten dari Pengguna

Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja yang Rapi dan Menarik

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja, Foto: Pexels/Kenzhar Sharap
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja, Foto: Pexels/Kenzhar Sharap

Cara membuat portofolio lamaran kerja adalah informasi penting, terutama bagi para pelamar kerja. Pasalnya, selain surat lamaran, portofolio juga dapat menentukan hasil seleksi calon pekerja.

Mengutip dari buku Sukses Kerja dengan Ijazah SMA/SMK karya Wiryanta (2010: 58), portofolio merupakan bukti hasil karya atau talenta seseorang. Jadi, unsur yang harus ada dalam portofolio adalah bukti dari kemampuan yang dimiliki oleh pelamar kerja.

Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja

Ilustrasi Cara Membuat Portofolio Lamaran Kerja, Foto: Pexels/EKATERINA BOLOVTSOVA

Ketika membahas cara membuat portofolio lamaran kerja, artinya membahas langkah-langkah menyusun portofolio pribadi. Pasalnya, portofolio untuk melamar kerja harus berisi tentang pribadi orang yang melamar kerja.

Berikut adalah rincian cara untuk membuat portofolio lamaran kerja yang rapi dan menarik:

1. Kumpulkan Hasil Karya dan Buat Catatan yang Lengkap

Langkah pertama untuk membuat portofolio lamaran kerja adalah mengumpulkan hasil karya diri. Anda juga perlu membuat catatan lengkap tentang karya tersebut yang meliputi:

  • Tahun pembuatan karya;

  • Mengumpulkan bukti fisik dari karya tersebut;

  • Peran diri dalam karya tersebut; dan

  • Penghargaan atau nilai dari karya tersebut.

2. Pilih Media untuk Membuat Portofolio

Setelah proses pengumpulan dan pencatatan karya selesai, Anda dapat memilih media untuk membuat portofolio. Media yang biasa digunakan untuk membuat portofolio adalah PowerPoint atau laman website khusus membuat portofolio.

3. Susun Portofolio secara Terstruktur

Setelah memilih media untuk membuat portofolio, langkah selanjutnya adalah menyusun portofolio secara terstruktur. Contoh struktur portofolio, yaitu:

  1. Sampul

  2. Daftar isi

  3. Ringkasan tentang diri pelamar (resume)

  4. Ringkasan pengalaman serta kemampuan pelamar

  5. Isi portofolio (foto dan deskripsi ringkas)

  6. Informasi kontak pelamar

Selain memperhatikan struktur, seorang pelamar juga perlu memperhatikan komposisi setiap halaman portofolio. Hal tersebut berkaitan dengan kerapian dan tampilan portofolio. Beberapa komposisi penting agar portofolio terlihat rapi dan menarik, yaitu:

  • Menggunakan jenis huruf (font) yang umum, seperti Calibri, Times New Roman, atau sejenisnya.

  • Menggunakan ornamen sederhana yang tidak menutup informasi penting dalam portofolio.

  • Menggunakan warna yang pas dalam arti tidak terlalu mencolok atau terlalu redup.

4. Lampirkan Dokumen Pendukung

Pelamar juga dapat melampirkan dokumen pendukung dalam portofolio, seperti sertifikat, surat rekomendasi, dan sejenisnya. Pelamar juga perlu memastikan dokumen tersebut memiliki kaitan dengan posisi yang akan dilamar.

Baca Juga: Cara Buat Lamaran Kerja yang Menarik Perhatian HRD

Berdasarkan uraian cara membuat portofolio lamaran kerja, dapat dipahami bahwa pelamar perlu mengumpulkan dan mencatat hasil karya. Pengumpulan hasil karya adalah langkah penting untuk menulis serangkaian informasi dalam portofolio. (AA)