Cara Membuat Sabun Batangan yang Wangi dan Alami

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membuat sabun sendiri, baik sabun batangan, sabun organik, maupun sabun cair, adalah aktivitas yang dapat dilakukan di rumah sendiri. Salah satu faktor penting cara membuat batangan ini adalah memperhatikan setiap bahan atau kandungan yang digunakan.
Membuat sabun batangan sendiri juga memberikan kebebasan untuk berkreasi dengan berbagai varian yang sesuai dengan preferensi. Selain itu, yang terpenting, semua ini dapat dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan.
Cara Membuat Sabun Batangan
Cara membuat sabun ini cukup sederhana dan bisa diaplikasikan kapan saja, asalkan tetap memperhatikan langkah-langkah pembuatannya dengan tepat. Sabun buatan sendiri bisa lebih berkualitas dari sabun yang dibeli di supermarket.
Sebagaimana dikutip dari buku Cara Membuat Sabun, Dayat Suryana, (2013, 34), kualitas sabun mandi buatan tangan dapat melebihi sabun yang dibeli di supermarket.
Lalu bagaimana cara membuat sabun batangan sendiri? Inilah cara membuat sabun batangan yang wangi dan alami.
Alat-alat
Wadah atau panci
Stick blender atau hand whisker
Spatula karet atau plastik
Timbangan digital
Cetakan
Bahan-bahan
Minyak
Alkali (NaOH)
Air
Resep Dasar Sabun
Menggunakan 3 macam campuran minyak, dengan total volume minyak 500 gr:
150 gr (30%) – Minyak Kelapa
150 gr (30%) – Minyak Kelapa Sawit
200 gr (40%) – Minyak Zaitun (Pomace Olive Oil)
145 gr – Air (Deionized / Demineralized / Distilled Water)
72,5 gr – NaOH
Cara Membuat:
Siapkan semua alat dan bahan. Jangan lupa selalu gunakan safety gears / pengaman.
Tuangkan air ke dalam wadah dan timbang sesuai ukuran.
Ambil NaOH di tempat terpisah dan timbang sesuai dengan ukuran resep. Secara hati-hati masukkan NaOH ke dalam air sedikit demi sedikit.
Aduk sampai semua NaOH larut. Diamkan beberapa saat sampai larutan mencapai suhu di bawah 40ºC.
Sembari menunggu larutan NaOH dingin, timbang sesuai ukuran dan campur minyak ke dalam wadah yang sudah disediakan.
Ketika suhu larutan NaOH sudah mencapai sekitar 30-35ºC, tuangkan ke dalam minyak secara perlahan.
Aduk secara terus menerus menggunakan hand whisk sampai mencapai trace, yang biasanya cukup memakan waktu. Gunakan stick blender jika ingin lebih cepat mencapai trace.
Ketika adonan sabun sudah mencapai trace maka hentikan pengadukan. Siapkan cetakan yang sudah dilapisi plastik atau kertas.
Tuangkan ke dalam cetakan, jangan lupa untuk mengumpulkan sisa-sisa yang ada di pinggir panci dengan menggunakan spatula.
Tutup menggunakan kain bekas atau handuk bekas bagian atas cetakan. Untuk menjaga agar tetap panas dan melanjutkan proses saponifikasi. Letakkan di tempat yang aman dari jangkauan anak-anak dan biarkan selama 1-2 hari.
Kemudian keluarkan sabun dari cetakan. Potong sesuai ukuran yang diinginkan. Simpan di tempat yang kering dengan aliran udara yang baik, biarkan 2-4 minggu.
Sabun memasuki masa curing. Saat curing, cek pH tiap satu minggu sekali. Sabun sudah bisa digunakan jika sudah netral.
Baca Juga: 6 Cara Mencuci Tangan dengan Benar Menggunakan Sabun
Demikian cara membuat sabun batangan yang wangi dan alami. Selain lebih wangi dan alami, membuat sabun batangan sendiri di rumah bisa menghemat pengeluaran. (glg)
Frequently Asked Question Section
Apa manfaat sabun batangan?

Apa manfaat sabun batangan?
Membuat sabun batangan sendiri juga memberikan kebebasan untuk berkreasi dengan berbagai varian yang sesuai dengan preferensi. Selain itu, yang terpenting, semua ini dapat dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan.
Apa saja bahan untuk membuat sabun batangan?

Apa saja bahan untuk membuat sabun batangan?
Bahan-bahannya antara lain: minyak, alkali (NaOH), dan air.
