Cara Menentukan KPK dalam Matematika beserta Contohnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami cara menentukan KPK memerlukan keterampilan. Dengan melihat contoh-contoh penerapannya, kita dapat mengembangkan keterampilan dalam memecahkan masalah matematika yang melibatkan kelipatan bilangan.
Menggunakan metode faktorisasi atau metode kelipatan, KPK dapat ditentukan dengan efisien dan akurat. Dengan demikian, pemahaman tentang KPK akan memberikan dasar yang kuat dalam pengembangan kemampuan matematika pelajar secara keseluruhan.
pemahaman tentang KPK menjadi penting dalam berbagai konteks, seperti perhitungan waktu, perhitungan kecepatan, perbandingan jumlah objek, dan lain sebagainya.
Cara Menentukan KPK dalam Matematika yang mudah beserta Contohnya
Mengutip buku Seri Matematika untuk SD/MI, Redaksi Dian Amalia, Imam Wahyudi(2019:116). Berikut adalah cara menentukan KPK dalam matematika beserta contohnya.
1. Identifikasi
Identifikasi bilangan-bilangan yang akan dicari KPK-nya. Misalnya, kita ingin mencari KPK dari 6 dan 9.
2. Jadikan faktor-faktor prima
Faktorkan kedua bilangan tersebut menjadi faktor-faktor prima. Dalam contoh ini, faktorisasi dari 6 adalah 2 x 3, sedangkan faktorisasi dari 9 adalah 3 x 3.
3. Ambil pangkat tertinggi
Ambil faktor-faktor prima dengan pangkat tertinggi dari masing-masing bilangan. Dalam contoh ini, pelajar memiliki faktor 2 dengan pangkat 1, dan faktor 3 dengan pangkat 2.
4. Kalikan
Kalikan semua faktor-faktor prima yang pelajar ambil pada langkah sebelumnya. Dalam contoh ini, hasilnya adalah 2 x 3 x 3 = 18.
Jadi, KPK dari 6 dan 9 adalah 18.
Langkah-langkah menentukan KPK dengan kelipatan:
1. Identifikasi
Identifikasi dua bilangan yang akan dicari KPK-nya. Misalnya, kita ingin mencari KPK dari 4 dan 6.
2. Tentukan kelipatan
Tentukan kelipatan dari masing-masing bilangan. Mulai dengan bilangan pertama, kalikan dengan bilangan bulat positif secara berurutan hingga didapatkan kelipatan yang sama atau lebih besar dari bilangan kedua.
Dalam contoh ini, pelajar mulai dengan 4 dan mengalikannya dengan 1, 2, 3, dan seterusnya hingga didapatkan kelipatan 6, yaitu 4 x 3 = 12.
3. Identifikasi kelipatan
Jika kelipatan yang ditemukan pada langkah sebelumnya juga merupakan kelipatan dari bilangan kedua, maka kelipatan tersebut adalah KPK. Jika tidak, ulangi langkah 2 dengan bilangan kedua sebagai acuan.
Dalam contoh ini, pelajar melihat bahwa 12 bukanlah kelipatan dari 6. Maka, pelajar kembali ke langkah 2 dengan bilangan 6. pelajar mulai dengan 6 dan mengalikannya dengan 1, 2, 3, dan seterusnya hingga didapatkan kelipatan 4, yaitu 6 x 2 = 12.
Jadi, KPK dari 4 dan 6 adalah 12.
Contoh:
KPK dari 15 dan 25
Kelipatan 15 adalah 15, 30, 45, 60, 75, 90, …
Kelipatan 25 adalah 25, 50, 75, 100, …
Jadi KPK dari 15 dan 25 adalah 75
Contoh-contoh yang diberikan memberikan gambaran konkret tentang penerapan KPK dalam situasi nyata. Dengan memahami dan menguasai cara menentukan KPK, kita dapat mengatasi berbagai tantangan matematika dengan lebih percaya diri dan efektif.(ibe)
Baca juga: Cara Mencari FPB dan KPK dengan Mudah dalam Matematika
