Cara Menentukan KPK dan FPB dengan Mudah dalam Pelajaran Matematika

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menentukan KPK dan FPB sebenarnya bukan hal yang sulit. KPK dan FPB adalah salah satu materi yang diajarkan dalam mata pelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. KPK dan FPB dapat dipecahkan menggunakan rumus pohon faktor atau faktorisasi.
Mengutip dari buku BPSC Modul Matematika SD/MI Kelas VI, Triastuti K. (2021:34), dalam kehidupan sehari-hari, banyak kegiatan yang menerapkan prinsip KPK dan FPB.
Penerapan KPK pada materi pecahan dapat diaplikasikan dalam hal membandingkan pecahan dan mengurutkan pecahan. Sedangkan penerapan FPB pada materi pecahan dapat diaplikasikan dalam hal pecahan sederhana atau penyederhanaan pecahan.
Pengertian serta Cara Menentukan KPK dan FPB
Masih terdapat beberapa siswa yang sering tertukar dalam memahami materi KPK dan FPB. Simak penjelasan berikut ini:
1. Pengertian KPK dan Cara Menentukannya
KPK atau singkatan dari Kelipatan Persekutuan Kecil adalah bilangan yang memiliki nilai kelipatan terkecil yang sama dari seluruh bilangan yang ditentukan. Berikut adalah langkah-langkah menentukan nilai KPK:
Buat pohon faktor dari masing – masing bilangan.
Kalikan semua faktor – faktor persekutuanya.
Jika pada faktor yang sama pangkatnya berbeda, maka ambilah faktor yang terkecil.
Contoh soal:
Kelipatan bilangan 3 = 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27 ….dst
Kelipatan bilangan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, 24, 28 … dst
Pada bilangan 3 dan 4 memiliki kelipatan yang sama (kelipatan persekutuan) yaitu 12 dan 24. Kelipatan persekutuan yang nilainya paling kecil adalah 12. Maka, KPK dari 3 dan 4 adalah 12.
2. Pengertian FPB dan Cara Menentukannya
FPB atau kependekan dari Faktor Persekutuan Terbesar adalah faktor persekutuan terbesar dari dua bilangan atau lebih. Cara menentukan FPB yaitu dengan mencari faktorisasi yang sama dari kedua bilangan dengan pangkat terkecil.
Adapun cara menghitung FPB menggunakan faktorisasi prima yaitu:
Menentukan faktorisasi prima dari masing – masing bilangan.
Mengalikan faktor yang sama dari bilangan – bilangan tersebut.
Apabila terdapat bilangan yang sama namun pangkatnya berbeda, maka ambilah faktor yang terbesar.
Contoh soal;
Faktor bilangan 6
6 : 1 = 6
6 : 2 = 3
6 : 3 = 2
6 : 6 = 1
Maka, faktor dari 6 adalah 1, 2, 3, dan 6.
Faktor bilangan 12
12 : 1 = 12
12 : 2 = 6
12 : 3 = 4
12 : 4 = 3
12 : 6 = 2
12 : 12 = 1
Maka, faktor dari 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, dan 12.
Demikian penjelasan mengenai pengertian serta cara menentukan KPK dan FPB dalam pelajaran matematika. Dengan menggunakan cara di atas, pelajar makin paham dalam memecahkan soal matematika mengenai KPK dan FPB. (Nisa)
Baca juga: Cara Menghitung Luas Persegi, Rumus dan Contohnya
