Cara Mengaduk Tinta Printer agar Warna Tidak Pecah

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang yang ingin tahu cara mengaduk tinta printer yang benar. Jadi saat digunakan, warna tidak pecah. Hal ini penting diperhatikan, terutama bagi pengguna tinta isi ulang atau printer infus.
Pengadukan yang asal-asalan dan keras dapat mengakibatkan warna tinta menjadi pecah. Hal ini membuat garis di kertas muncul.
Cara Mengaduk Tinta Printer agar Hasil Cetakan Baik
Mengetahui cara mengaduk tinta printer sangatlah penting. Meski terkesan sederhana, hasil cetak nanti bisa pecah dan tidak tajam jika dilakukan sembarangan.
Dikutip dari buku Cara Pintar Membersihkan Hardware dan Software karya Feri Sulianta (2014: 45), hal ini penting terutama pada tinta isi ulang atau tinta refill, karena memiliki kekentalan yang berbeda.
Oleh karena itu, cara tersebut perlu diketahui. Berikut caranya.
1. Gunakan Botol Tinta yang Tertutup Rapat
Sebelum mengaduk, pastikan tutup botol tinta dalam keadaan rapat agar tinta tidak tumpah. Jika tinta sudah pernah digunakan, pastikan tinta sudah ditutup kembali. Sehingga ketika diaduk tinta tidak bocor.
2. Kocok Perlahan, Bukan Diguncang Keras
Goyangkan botol tinta ke kiri dan kanan secara perlahan selama 10–15 detik. Hindari mengguncang terlalu kuat karena bisa menimbulkan gelembung udara atau merusak struktur tinta.
3. Biarkan Beberapa Saat Setelah Dikocok
Setelah tinta dikocok, diamkan selama 1–2 menit. Ini memberi waktu bagi gelembung udara yang mungkin terbentuk untuk hilang sebelum tinta digunakan. Jika ada gelembung, maka mengakibatkan gangguan aliran tinta saat mencetak.
4. Jika Menggunakan Cartridge, Goyang secara Horizontal
Untuk tinta yang sudah ada di dalam cartridge, cukup goyang perlahan secara horizontal (kiri ke kanan) sebanyak beberapa kali. Jangan goyang vertikal atau dibalik karena bisa menyebabkan tinta bocor atau tercampur udara.
5. Lakukan secara Berkala
Jika printer jarang dipakai, lakukan pengadukan tinta setiap beberapa minggu agar pigmen tetap tercampur merata. Terutama bagi tinta jenis pigmen yang rentan terhadap pengendapan.
Jika dibiarkan terlalu lama, tinta akan mengendap di dasar botol atau carthridge, sedangkan cairannya di atas. Jika dibiarkan maka tinta dapat menggumpal dan sulit untuk tercampur kembali.
Baca Juga: Cara Menghubungkan Printer ke Laptop untuk Mencetak Dokumen
Cara mengaduk tinta printer agar warna tidak pecah memuat lima langkah penting. Pastikan melakukannya secara rutin agar tinta tidak mengendap atau menggumpal. (Umi)
