Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Bayi Muntah Setelah Minum ASI, Calon Ibu Wajib Tahu

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi Cara Mengatasi Bayi Muntah Setelah Minum ASI, Calon Ibu Wajib Tahu. Unsplash/Dave Clubb.
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi Cara Mengatasi Bayi Muntah Setelah Minum ASI, Calon Ibu Wajib Tahu. Unsplash/Dave Clubb.

Bayi yang mendapatkan cukup ASI setelah menyusu, biasanya tampak tenang dan tidak rewel. Namun, ada beberapa bayi yang muntah-muntah setelah menyusu. Lantas, bagaimana cara mengatasi bayi muntah setelah minum ASI?

Bayi yang muntah-muntah setelah menyusu bisa jadi mengalami alergi susu sapi. Artinya, bayi bereaksi negatif terhadap protein dalam susu sapi yang dikonsumsi ibu dan masuk ke dalam ASI.

Dikutip dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), protein susu sapi memang alergen yang paling sering menimbulkan reaksi pada bayi. Protein dalam susu sapi yang sering memicu alergi mencakup laktoglobulin, kasein, albumin serum sapi, dan laktalbumin.

Cara Mengatasi Bayi Muntah Setelah Minum ASI

ilustrasi Cara Mengatasi Bayi Muntah Setelah Minum ASI, Calon Ibu Wajib Tahu. Unsplash/ Jordan Whitt.

Bayi yang muntah atau gumoh biasanya tidak perlu dikhawatirkan dan akan mereda dengan sendirinya seiring bertambahnya usia bayi. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi bayi muntah setelah minum ASI, di antaranya:

  1. Posisikan kepala bayi lebih tegak saat menyusu. Pertahankan posisi tersebut setidaknya 20-30 menit setelah bayi makan, agar makanan tidak naik kembali ke kerongkongan.

  2. Posisikan tubuhnya tetap tegak setelah menyusu, agar bayi dapat lebih mudah berserdawa.

  3. Berikan ASI atau makanan secukupnya.

  4. Menyusu terlalu banyak dapat membuat lambung bayi teregang karena penuh, sehingga memicu bayi untuk muntah setelah minum ASI.

  5. Biarkan bayi serdawa terlebih dahulu setiap kali habis menyusu sebelum berganti payudara.

  6. Pastikan pakaian atau popok bayi tidak terlalu ketat, serta hindari menggendong bayi untuk serdawa dengan posisi perut bayi tepat di bahu. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada perutnya.

  7. Hindari menggoyangkan bayi atau membuat bayi aktif segera setelah menyusu.

  8. Pastikan bayi tidak tidur tengkurap setelah menyusu.

  9. Jika bayi sudah cukup besar, posisikan agar ia duduk sekitar 30 menit setelah menyusu.

  10. Posisikan kepala bayi sedikit lebih tinggi saat tidur dengan meletakkan selimut atau handuk yang digulung di bawah bahu dan kepala. Sebaiknya hindari menggunakan bantal pada bayi.

Jika bayi sering gumoh, para calon ibu bisa melakukan cara mengatasi bayi muntah setelam minum ASI di atas untuk menghindari terjadinya gumoh kembali.

Baca Juga : Cara Menghangatkan ASI dalam Dot agar Tahan Lama