Cara Mengerjakan FPB dan KPK dalam Matematika

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengerjakan FPB dan KPK dalam matematika memang terlihat sulit. Namun bukan berarti tidak dapat dipecahkan dengan cepat. FPB dan KPK adalah salah satu materi yang dipelajari.
Mengutip dari Buku Siap Tempur UASBN SD 2011, Kurniawan, dkk. (2010:138), FPB dan KPK dapat dicari dengan menentukan faktor prima.
FPB diperoleh dari faktor yang sama dengan perangkat terkecil. Untuk KPK diperoleh dari semua faktor, khusus faktor yang sama diambil dari pangkat terbesar.
Pengertian Serta Cara Mengerjakan FPB dan KPK dalam Matematika
Banyak sekali pelajar yang masih sering tertukar dalam memahami antara FPB dan KPK. Sehingga diperlukan penjelasan yang rinci mengenai pengertian serta cara mengerjakan FPB dan KPK dalam matematika. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:
1. FPB atau Faktor Persekutuan Terbesar
FPB adalah faktor yang sama dari dua bilangan atau lebih dan merupakan bilangan terbesar di antara faktor – faktor persekutuannya.
Adapun cara menghitung FPB menggunakan faktorisasi prima yaitu:
Menentukan faktorisasi prima dari masing – masing bilangan.
Mengalikan faktor yang sama dari bilangan – bilangan tersebut.
Jika pada faktor yang sama pangkatnya berbeda, maka ambilah faktor yang terkecil.
Contoh soal;
Faktor bilangan 6
6 : 1 = 6
6 : 2 = 3
6 : 3 = 2
6 : 6 = 1
Maka, faktor dari 6 adalah 1, 2, 3, dan 6.
Faktor bilangan 12
12 : 1 = 12
12 : 2 = 6
12 : 3 = 4
12 : 4 = 3
12 : 6 = 2
12 : 12 = 1
Maka, faktor dari 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, dan 12.
2. KPK atau Kelipatan Persekutuan Terkecil
KPK merupakan kelipatan yang sama dengan nilai terkecil diantara kelipatan – kelipatan persekutuan dari dua bilangan atau lebih.
Berikut adalah langkah-langkah pengerjaan KPK:
Membuat pohon faktor dari masing – masing bilangan.
Mengalikan semua faktor – faktor persekutuanya.
Jika ada bilangan yang sama pangkatnya berbeda, maka ambilah faktor yang terbesar.
Contoh soal:
Kelipatan bilangan 3 = 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27 ….dst
Kelipatan bilangan 4 = 4, 8, 12, 16, 20, 24, 28 … dst
Pada bilangan 3 dan 4 memiliki kelipatan yang sama (kelipatan persekutuan) yaitu 12 dan 24. Kelipatan persekutuan yang nilainya paling kecil adalah 12. Maka, KPK dari 3 dan 4 adalah 12.
Demikian adalah cara menghitung FPB dan KPK dengan mudah dalam matematika, dengan menggunakan cara-cara di atas dapat membuat pelajar lebih semangat belajar karena langkah-langkahnya yang mudah dipahami. (Nisa)
Baca juga: Cara Merasionalkan Bentuk Akar beserta Contoh Soalnya
