Cara Mengetahui Daya Listrik Rumah yang Terpakai

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mempelajari cara mengetahui daya listrik rumah yang sedang dipakai akan berguna, jika pengguna ingin melihat atau mengira-ngira berapa jumlah daya listrik selama satu bulan.
Pengertian dari daya listrik menurut eepower.com, yaitu produk dari tegangan dan arus, tegangan (volt) adalah energi per satuan muatan, sedangkan arus merupakan laju muatan listrik yang bergerak melalui konduktor.
Cara Mengetahui Daya Listrik Rumah
Lalu bagaimana cara mengetahui daya listrik rumah yang dipakai setiap hari? Simak ulasan berikut beserta contoh perhitungannya.
1. Mengetahui Daya Listrik Alat Elektronik
Ketika seseorang membeli perangkat elektronik, pada umumnya di bagian kardus atau produknya terdapat keterangan jumlat watt dan volt. Misalnya, sebuah televisi memiliki daya listrik 100 watt/ 220 volt.
Keterangan 100 watt/ 220 volt pada kardus televisi merupakan penentu besaran daya listrik atau energi yang dihasilkan dari perangkat tersebut.
Kemudian, saat orang yang memiliki televisi menghubungkan dengan tegangan listrik sebesar 220 volt, maka daya listrik yang dihasilkan adalah 100 watt.
2. Mengetahui Daya Listrik dengan Rumus
Apabila daya listrik dihitung memakai rumus sederhana dari fisika, sebagai berikut:
P = V x I
P = Daya listrik (Watt)
V = Tegangan (Volt)
I = Arus listrik (ampere)
Selanjutnya, masuk ke contoh perhitungannya untuk mengetahui penggunaan daya listrik di rumah, di bawah ini.
Di sebuah rumah terdapat satu AC memerlukan tegangan sebesar 440 V dengan arus listrik sebesar 2,4 ampere agar dapat menyala. Berapa besar daya listrik yang dipakai?
P = V x I
P = 440 x 2,4
Jadi, besar daya listrik yang dipakai AC saat dinyalakan sebesar 1,056 watt.
Baca Juga: 3 Cara Membuat Bolu Coklat Kukus yang Enak
3. Mengetahui Jumlah Daya Listrik Setiap Rumah
Cari tahu terlebih dahulu berapa daya listrik yang digunakan di rumah saat ini, tarif listrik yang dibagi oleh pemerintah untuk setiap rumah tangga mencakup tiga golongan, di antaranya:
Golongan rumah tangga kecil daya listrik: 450 – 1,300 VA.
Golongan rumah tangga menengah daya listrik: 3,500 VA – 5,500 VA.
Golongan rumah tangga besar dyaa listrik: 6,600 VA ke atas.
Apabila rumah tersebut juga digunakan sebagai lokasi usaha maka bisa jadi daya listrik dan biaya tagihan juga semakin mahal.
Dari ketiga golongan tersebut biaya kilowatt jam (kWh) juga berbeda-beda, antara lain:
Golongan Tegangan Rendah (TR) daya 900 VA: Rp 1.352 per kWh.
Golongan TR daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh.
Golongan TR daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh.
Golongan TR daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.444,70 per kWh.
Golongan TR daya 6.600 VA ke atas: Rp 1.444,70 per kWh.
Sekarang pembaca sudah tahu rumus menghitung daya listrik pada perangkat elektronik dan cara mengetahui daya listrik rumah untuk setiap golongan. (Fiqa)
