Konten dari Pengguna

Cara Menggemukan Bayi Alergi Susu Sapi agar Nutrisi Terpenuhi

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menggemukan Bayi Alergi Susu Sapi. Unsplash/Lucy Wolski.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menggemukan Bayi Alergi Susu Sapi. Unsplash/Lucy Wolski.

Memiliki bayi yang alergi dengan susu sapi menjadi hal yang menantang para ibu untuk menyiapkan asupannya. Nyatanya ada cara menggemukkan bayi alergi susu sapi, yakni menggantinya dengan sumber nutrisi lain.

Mengutip dari kidshealth.org, susu sapi ada di sebagian besar susu formula bayi. Bayi dengan alergi susu sering kali menunjukkan gejala pertamanya beberapa hari hingga berminggu-minggu setelah pertama kali mendapat susu formula berbahan dasar susu sapi.

Cara Menggemukan Bayi Alergi Susu Sapi agar Nutrisi Bayi Tetap Terpenuhi

Ilustrasi Cara Menggemukan Bayi Alergi Susu Sapi. Unsplash/Rainier Ridao.

Meskipun bayi alergi dengan susu sapi, bayi harus tetap mendapat nutrisi yang cukup agar bayi tumbuh dengan baik. Cara menggemukan bayi alergi susu sapi yakni dengan memenuhi beberapa nutrisinya.

Berikut cara membantu melengkapi nutrisi pada bayi yang alergi susu sapi agar tubuhnya menjadi sehat dan juga gemuk.

1. Berikan Asupan Tinggi Nutrisi

Untuk menggemukkan bayi yang alergi dengan susu sapi, ibu perlu memberikan asupan nutrisi tertentu dalam jumlah banyak. Salah satunya dengan memberikan vitamin penambah berat badan.

Beberapa vitamin untuk membantu menambah berat badan ini meliputi:

  • Vitamin A: tidak hanya berfungsi menjaga kesehatan mata, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kemampuan pencernaan dalam menyerap makanan. Anak usia 1 - 9 tahun membutuhkan sekitar 400 - 500 mikrogram (mcg) vitamin A setiap harinya.

  • Vitamin B Kompleks: membantu meningkatkan metabolisme sel tubuh, sehingga sel-sel tubuh akan berkembang dan berat badannya akan bertambah.

  • Vitamin C: mencegah infeksi yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi.

  • Vitamin D: membantu penyerapan kalsium dan fosfor oleh tubuh, yang esensial bagi pertumbuhan gigi. Gigi yang kuat akan mampu mengolah makanan agar mudah dicerna.

Selain vitamin, nutrisi lainnya seperti Omega-3 dan Omega-6 juga berperan dalam membantu pertumbuhan.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Hidung Bayi Tersumbat agar Tidur Jadi Nyaman

2. Asupan Makanan untuk Menaikkan Berat Badan Bayi

Selain asupan vitamin, makanan juga bisa diberikan untuk menaikan berat badan bayi. Berikut beberapa makanan untuk membantu menambah berat badan.

  • Pisang: mengandung nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan. Pisang bisa diberikan dalam bentuk potongan atau smoothie. Tambahkan kacang-kacangan atau buah lain untuk variasi.

  • Alpukat: kaya akan lemak sehat untuk diubah menjadi kalori. Campurkan dengan makanan lain atau buat selai untuk variasi.

  • Oatmeal: mengenyangkan dan sehat. Campur dengan ASI atau air hangat dan tambahkan buah seperti pisang.

  • Selai kacang: kaya protein dan lemak, cocok untuk menambah berat badan bayi.

  • Pir: kaya akan serat. Haluskan menjadi pure, lalu tambahkan bubuk kayu manis.

  • Ikan: mengandung protein untuk pertumbuhan.

  • Daging ayam: kaya nutrisi seperti magnesium dan vitamin B.

  • Telur: mengandung banyak protein. Pastikan ia tidak alergi terhadap telur.

  • Labu: mengandung serat. Haluskan menjadi pure untuk bayi.

  • Kentang: kaya karbohidrat. Buat menjadi mashed potato agar memudahkan dikonsumsi.

3. Berikan Alternatif Susu Lain

Alergi pada susu sapi dapat dibantu pemenuhan nutrisinya dengan pemilihan alternatif susu yang tepat, seperti berbahan soya. Bayi tetap dapat memperoleh cukup nutrisi, sehingga masih akan mampu mencapai berat badan ideal.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan penggunaan susu soya sebagai alternatif nutrisi bagi bayi dengan alergi susu sapi ataupun intoleransi laktosa.

Protein dalam susu soya dapat mendukung tumbuh kembang anak. Susu soya juga mengandung kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, dan nutrisi esensial lainnya untuk meningkatkan berat badannya.

Ada baiknya juga memilih susu soya yang diperkaya dengan probiotik dan asam amino esensial agar pencernaan bayi lancar. Dengan pencernaan yang mampu menyerap nutrisi, maka berat badannya pun akan dapat meningkat.

Kesimpulannya, cara menggemukan bayi alergi susu sapi bisa dilakukan dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya dari sumber nutrisi lainnya seperti vitamin dan makanan. Selain itu pemberian susu soya dapat menggantikan peran susu sapi dalam pertumbuhan. (Fitri A)