Konten dari Pengguna

Cara Menggunakan Multimeter Digital yang Benar

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menggunakan Multimeter Digital. Unsplash/ Nekhil R.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menggunakan Multimeter Digital. Unsplash/ Nekhil R.

Cara menggunakan multimeter digital jauh lebih mudah dan praktis daripada multimeter analog. Multimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur arus listrik, tegangan listrik, dan hambatan listrik.

Mengutip dari buku Dasar Teknik Listrik, Hantje Ponto, multimeter digital menyajikan hasil berupa angka. Selain itu, hasil pengukuran dari multimeter digital memiliki akurasi yang tinggi. Kekurangannya adalah kurang tepat saat harus membaca tegangan yang naik turun.

Cara Menggunakan Multimeter Digital

Ilustrasi Cara Menggunakan Multimeter Digital. Unsplash/Mark Kats.

Adapun cara menggunakan multimeter digital yang benar sesuai dengan fungsinya adalah sebagai berikut.

1. Mengukur Kuat Arus Listrik

  1. Sakelar selektor diputar, atur dan letakkan ke posisi DCA.

  2. Sakelar selektor diputar dan atur sesuai dengan dugaan besaran arus yang akan diukur.

  3. Putuskan jalur catu daya yang terhubung dengan beban.

  4. Probe multimeter dihubungkan ke terminal pada jalur yang diputuskan sebelumnya. Probe warna merah dihubungkan ke tegangan positif dan probe warna hitam ke tegangan negatif.

  5. Terakhir, baca dan amati hasil pengukuran arus listrik yang tertera pada display multimeter.

2. Mengukur Tegangan Bolak-Balik (AC)

  1. Sakelar selektor diputar, atur, dan letakkan pada ACV.

  2. Probe dihubungkan ke terminal tegangan yang akan diukur, untuk tegangan AC tidak ada polaritas positif atau negatif.

  3. Terakhir, baca dan amati hasil pengukuran yang tertera pada display multimeter.

3. Mengukur Tegangan Searah (DC)

  1. Selektor diputar, atur, dan letakkan pada posisi DCV.

  2. Probe dihubungkan ke terminal tegangan yang akan diukur. Hubungkan probe yang berwarna merah dengan terminal positif dan probe berwarna hitam dihubungkan dengan terminal negatif.

  3. Terakhir, baca dan amati hasil pengukuran yang tertera pada display multimeter.

4. Memeriksa Kontinuitas

  1. Selektor diputar dan atur dengan baik.

  2. Menguji koneksi sadapan ke multimeter digital: Hitam (negatif) ke COM menjadi merah (positif) ke VΩ.

  3. Koneksi sadapan diuji ke objek yang akan diukur.

Jika kontinuitas terdeteksi, multimeter digital akan menunjukkan fakta itu pada layar dan bunyi bip. Akan tetapi jika tidak terdeteksi, misalnya karena putusnya kabel, tidak ada nilai yang ditunjukkan, dan tidak ada bunyi bip.

Itu dia empat cara menggunakan multimeter digital yang benar dan diklasifikasikan berdasarkan jenis tegangan atau arus yang diukurnya. (LA)

Baca Juga: Cara Menggunakan AVO Digital untuk Mengukur Arus Listrik