Konten dari Pengguna

Cara Menggunakan Symbicort untuk Mengontrol Sesak

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menggunakan Symbicort, Foto: Pixabay/Mohamed_hasan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menggunakan Symbicort, Foto: Pixabay/Mohamed_hasan

Symbicort digunakan untuk mencegah Bronkospasme pada orang dengan asma atau penyakit paru obstruktif kronik. Dikutip dari laman rsud.banjarkota.go.id., cara menggunakan Symbicort dengan benar harus dimiliki penderita sehingga bisa membantu mengontrol sesak.

Symbicort atau turbuhaler merupakan jenis inhaler yang mengandung obat pengontrol sesak dalam bentuk bubuk kering. Dikutip dari rsud.banjarkota.go.id, perangkat ini digunakan dengan cara menghisap obat melalui mulut, kemudian diteruskan ke paru-paru.

Cara Menggunakan Symbicort

Ilustrasi Cara Menggunakan Symbicort, Foto: Pixabay/OpenClipart-Vectors

Mengutip dari laman yankes.kemkes.go.id, berikut ini cara menggunakan Symbicort sebagai pengontrol sesak:

  1. Putar dan buka tutupnya, posisikan turbuhaler tegak lurus sambil memutar pegangan dan putar kembali sampai terdengar klik.

  2. Bernapas dengan pelan.

  3. Meletakan mouthpiece diantara gigi tanpa menutup bibir sehingga mouthpiece tertutup rapat.

  4. Tarik napas dengan kuat dan dalam dan tahan 5 – 10 detik.

  5. Keluarkan turbuhaler dari mulut, bersihkan bagian mouthpiece dengan tisu kering, kemudian tutup kembali turbuhaler.

  6. Berkumur setelah menggunakan turbuhaler

Dalam praktiknya, seringkali terjadi kesalahan saat menggunakan Symbicort (Turbuhaler). Mengutip dari laman rsud.banjarkota.go.id, ini dia kesalahan yang kerap terjadi dalam menggunakan Symbicort:

  • Tidak menggunakan turbuhaler dengan teknik yang benar.

  • Tidak mengeluarkan nafas terlebih dahulu, cara menghirup pelan dan lemah.

  • Tidak menahan nafas setelah menghirup obat.

  • Tidak berkumur setelah menggunakan turbuhaler.

  • Tidak membersihkan bagian mouthpiece setelah digunakan.

  • Tidak memberikan jeda waktu dari satu semprotan ke semprotan berikutnya, dan tidak menyimpan turbuhaler dengan benar.

Cara Penyimpanan Symbicort

Ilustrasi Cara Menggunakan Symbicort, Foto: Pixabay/coltsfan

Mengutip dari laman rsud.banjarkota.go.id, berikut ini cara penyimpanan Symbicort:

  • Secara teratur bersihkan bagian luar corong dengan kain/tisu kering. Terutama setelah pemakaian. Jangan gunakan air atau cairan lainnya untuk membersihkan corong.

  • Obat harus disimpan pada suhu tidak lebih tinggi dari 30 derajat.

  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak,

  • Umur simpan 1 (satu) bulan untuk pemakaian 2x sehari.

Tips Seputar Turbuhaler

Ilustrasi Cara Menggunakan Symbicort, Foto: Pixabay/coltsfan

Mengutip dari laman rsud.banjarkota.go.id, berikut ini tips seputar turbuhaler (Symbicort):

  • Jangan gunakan bersamaan dengan orang lain.

  • Jangan menggunakan lebih dari dosis yang dianjurkan.

  • Hindari penyebab timbulnya asma.

  • Bawalah selalu obat kemanapun pergi.

  • Cek tanggal kadaluarsa obat.

  • Cara mengetahui sisa dosis yakni 10 dosis terakhir ditandai dengan adanya indikator merah pada counter dosis.

Jadi, cara menggunakan Symbicort dapat diaplikasikan dengan mudah dan praktis oleh penderita asma. Penggunaan dan penyimpanan secara benar akan membatu penderita dalam upaya mengontrol sesak napas saat dibutuhkan.(You)

Baca Juga: Cara Menggunakan Treadmill untuk Pemula