Konten dari Pengguna

Cara Menghangatkan ASI agar Nutrisinya Tetap Terjaga

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menghangatkan ASI, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menghangatkan ASI, Foto: Unsplash.

Cara menghangatkan ASI harus dilakukan dengan baik dan benar agar nutrisinya tidak hilang. Mengingat ASI menjadi asupan makanan utama bagi sang buah hati. Biasanya, Ibu yang memiliki ASI berlebihan akan menaruhnya di dalam freezer.

Namun, sebelum memberikan kepada sang buah hati, Ibu perlu menghangatkannya terlebih dahulu.

Penyimpanan ASI

Cara Menghangatkan ASI, Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Mompreneur Jempolan: Kiat-kiat Sukses menjadi Wanita Karir karya Adistia Indira Kamania (2016: 67), setelah memerah ASI biasanya Ibu menyimpannya di tempat yang aman.

Ada beberapa kriteria tempat penyimpanan ASI dan aturan yang perlu diketahui.

Aturan-aturan tersebut diperlukan agar ASI perah dapat tetap fresh dan tidak kedaluwarsa. Selain itu, cara penyimpanan ASI perah akan menentukan kualitas antiinfeksi dan makanan yang terkandung dalam ASI.

Secara umum, ASI perah tahan selama 6-8 jam di udara luar, 24 jam di dalam termos es, 2 x 24 jam di dalam kulkas, 2 minggu di freezer kulkas pintu 1, dan 3 bulan di freezer kulkas 2 pintu.

Cara Menghangatkan ASI

Sebelum Ibu menyusui memberikan ASI kepada sang buah hati, panaskan terlebih dahulu agar meminumnya nyaman. Berikut adalah cara menghangatkan ASI:

1. Cara Menghangatkan ASI dari Kulkas

  • Ambil ASI perah (ASIP) dari kulkas atau lemari es dan sisihkan.

  • Panaskan air menggunakan panci.

  • Setelah itu, tuang air yang hangat ke dalam cangkir atau mangkuk.

  • Tempatkan kantong atau botol berisi ASI yang tertutup rapat ke dalam mangkuk tersebut. ASI harus disimpan dalam wadah tertutup untuk pemanasan.

  • Biarkan ASI direndam dalam air hangat selama 1-2 menit hingga ASI mencapai suhu yang diinginkan.

  • Pakai tangan bersih untuk tuangkan ASI ke dalam botol.

  • Aduk perlahan ASI yang sudah mencair supaya lemak hindmilk dan foremilk di dalamnya menyatu dengan baik.

  • Sebelum memberikan botol susu kepada si Kecil, periksa kembali suhu ASI tersebut. Ibu bisa melakukannya dengan menuangkan sedikit ASI ke pergelangan tangan dan coba rasakan apakah ASI tersebut sudah hangat atau masih panas.

  • Untuk mencegah kuman masuk ke dalam ASI, cara menghangatkan ASI dari dalam dot yang paling penting yaitu hindari memasukkan jari Ibu ke dalam botol.

  • Sebenarnya, Ibu juga bisa melakukan cara menghangatkan ASI dengan memegang kantong atau botol tertutup di bawah air panas yang mengalir dari keran sebagai alternatif. Namun, cara menghangatkan ASI yang satu ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan memerlukan air yang lebih banyak.

  • Hindari membekukan kembali ASI perah yang sudah mencari.

  • ASI yang sudah disimpan sebelumnya dan tidak bisa dihabiskan oleh si Kecil sebaiknya tidak boleh diberikan lagi kepadanya dan harus segera dibuang.

2. Cara Menghangatkan ASI dari Freezer

  • Sebagai cara menghangatkan ASI beku dari plastik, Ibu perlu mengeluarkan ASI tersebut dari freezer dan masukkan ke dalam lemari es bagian bawah dulu untuk dicarikan semalaman.

  • Kemudian Ibu bisa mengikuti petunjuk yang sama dengan cara menghangatkan ASI dari lemari es seperti penjelasan di atas.

  • Jika Ibu membutuhkan ASI yang cepat dan hanya memiliki ASI beku, bisa menghangatkan ASI dengan air panas langsung dari freezer dengan menggunakan metode yang sama. Hanya saja, perlu menyimpan ASI beku tersebut di dalam air hangat selama 20-30 menit atau bahkan lebih lama.

Baca Juga: 6 Cara Memperbanyak ASI untuk Ibu Menyusui secara Alami

Nah, itulah cara menghangatkan ASI yang perlu Ibu ketahui. Dalam menyimpan dan memanaskan ASI tidak bisa sembarangan, agar tidak menghilangkan nutrisi. (Umi)

Frequently Asked Question Section

Berapa lama ASI perah bertahan?
chevron-down

Secara umum, ASI perah tahan selama 6-8 jam di udara luar, 24 jam di dalam termos es, 2 x 24 jam di dalam $ kulkas$ , 2 minggu di freezer kulkas pintu 1, dan 3 bulan di freezer kulkas 2 pintu.

Bagaimana cara mencegah kuman untuk masuk ke dalam ASI?
chevron-down

Untuk mencegah kuman masuk ke dalam ASI, cara menghangatkan ASI dari dalam dot yang paling penting yaitu hindari memasukkan jari Ibu ke dalam botol.