Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Economic Order Quantity dalam Manajemen Persediaan

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Cara Menghitung Economic Order Quantity, Foto Unsplash/Sarah Elizabeth
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Economic Order Quantity, Foto Unsplash/Sarah Elizabeth

Cara menghitung economic order quantity atau biasa disebut dengan EOQ dalam manajemen persediaan perlu diketahui oleh pelaku bisnis. Perhitungan economic order quantity sering kali dipakai oleh perusahaan untuk meminimalkan biaya untuk persediaan.

Melalui perhitungan EOQ, diharapkan bisa mendapatkan tingkat persediaan seminimal mungkin, namun tetap dengan mengutamakan mutu yang berkualitas.

Dengan melakukan perhitungan EOQ, perusahaan diharapkan dapat mengurangi anggaran biaya penyimpanan, menghemat ruang, serta mengurangi risiko tidak terpakainya bahan baku yang menumpuk di ruang penyimpanan.

Cara Menghitung Economic Order Quantity di Manajemen Persediaan

Ilustrasi Cara Menghitung Economic Order Quantity, Foto Unsplash/Scott Graham

Di bawah ini adalah penjelasan dan cara menghitung economic order quantity dalam manajemen persediaan mengutip dari buku Konsep Dasar Manajemen Keuanga, Silvia Hendrayanti, dkk (2022).

Economic Order Quantity merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan barang dan mengoptimalkan kuantitas pesanan barang dalam rangka memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

Dengan mengoptimalkan kuantitas barang yang akan dipesan, maka biaya-biaya yang terkait dengan persediaan dapat ditekan serendah mungkin.

EOQ dapat dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan dalam masalah inventory dan merupakan metode yang paling sering digunakan karena bentuknya sederhana sehingga mudah untuk dikembangkan dan diaplikasikan dalam berbagai macam kasus.

EOQ atau frekuensi pemesanan mengacu pada jumlah optimal barang yang harus dipesan pada suatu titik waktu tertentu, sehingga total biaya tahunan membawa dan memesan barang tersebut diminimalkan.

EOQ untuk menghitung berapa banyak produk yang harus dibeli untuk mempertahankan rantai pasokan agar menghemat biaya. EOQ membantu perusahaan meminimalkan biaya pemesanan dan penyimpanan persediaan.

Tujuan dari menghitung EOQ dengan cara seperti rumus frekuensi pesanan adalah untuk mengidentifikasi jumlah unit produk yang optimal untuk dipesan.

Rumus perhitungan EOQ adalah sebagai berikut:

EOQ = 2 x R x S / P x I

Keterangan:

  • R: kuantitas barang yang dibutuhkan oleh perusahaan. Biasanya, angka yang digunakan adalah kebutuhan dalam satu bulan.

  • S : nominal biaya yang diperlukan untuk melakukan pemesanan barang tersebut.

  • P: harga beli barang yang dibutuhkan dan yang digunakan pada poin ini adalah harga satuan. Ingat, jangan gunakan total harga dari seluruh pembelian.

  • I : biaya yang diperlukan selama proses penyimpanan barang di dalam gudang. Pada variabel ini, gunakan persentase, bukan nominal seperti pada harga barang maupun biaya pemesanan.

Demikianlah cara menghitung Economic Order Quantity dalam manajemen persediaan. Dengan mengetahui cara tersebut, dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan biaya persediaan serendah mungkin. (Eln)

Baca juga: Cara Menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang Benar

Frequently Asked Question Section

Apa itu Economic Order Quantity?

chevron-down

Economic Order Quantity (EOQ) merupakan suatu metode yang digunakan untuk mengendalikan persediaan barang dan mengoptimalkan kuantitas pesanan barang dalam rangka memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

Apa rumus EQQ?

chevron-down

EOQ = 2 x R x S / P x I. Keterangan: R: kuantitas barang yang dibutuhkan oleh perusahaan. Biasanya, angka yang digunakan adalah kebutuhan dalam satu bulan. S: nominal biaya yang diperlukan untuk melakukan pemesanan barang tersebut. P: harga beli barang yang dibutuhkan dan yang digunakan pada poin ini adalah harga satuan. Ingat, jangan gunakan total harga dari seluruh pembelian. I: biaya yang diperlukan selama proses penyimpanan barang di dalam gudang. Pada variabel ini, gunakan persentase, bukan nominal seperti pada harga barang maupun biaya pemesanan.