Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Gaji Karyawan yang Penting untuk Diketahui Pemberi Kerja

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk cara menghitung gaji karyawan. Sumber: pexels.com/Tima Miroshnichenko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk cara menghitung gaji karyawan. Sumber: pexels.com/Tima Miroshnichenko

Cara menghitung gaji karyawan penting untuk diketahui pemberi kerja agar dapat memberi gaji yang adil untuk pekerja. Gaji adalah kompensasi finansial yang diberikan kepada karyawan secara periodik sebagai timbal balik atas jasa yang diberikan.

Gaji yang diberikan kepada karyawan harus diberikan berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Oleh karena itu, ada tata cara menghitung gaji yang perlu diperhatikan oleh pemilik usaha sebagai pemberi kerja.

Cara Menghitung Gaji Karyawan

Ilustrasi untuk cara menghitung gaji karyawan. Sumber: pexels.com/Tima Miroshnichenko

Menurut buku Pengendalian Internal dalam Sistem Kompensasi, Ines Eka Istikomaroh dan Sri Dewi Estiningrum (2022: 27), gaji adalah balas jasa atas pemberian jasa yang diberikan karyawan kepada perusahaan atau pembeli kerja. Gaji diberikan setiap bulan secara berkala.

Tujuan pembayaran gaji tidak hanya untuk menarik karyawan, tetapi juga untuk menjaga kinerja karyawan. Pembayaran gaji membutuhkan sistem penggajian yang baik. Sistem pengganjian bertujuan agar gaji dapat dibayarkan secara teratur.

Tujuan dari sistem penggajian adalah supaya perusahaan dapat menentukan gaji bagi karyawan secara tepat. Sistem penggajian merupakan sistem untuk memproses perhitungan, transaksi, dan pembayaran gaji pada karyawan secara efektif dan efisien.

Dalam memberikan gaji, terdapat cara perhitungan yang perlu diperhatikan pemberi kerja. Cara pengupahan diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021. Berikut ini contoh cara menghitung gaji karyawan dengan satuan waktu bulanan.

Contoh kasus:

Budi adalah karyawan tetap sebuah perusahaan swasta yang gajinya dibayarkan setiap bulan. Budi adalah karyawan yang belum menikah. Setiap bulan, gaji pokok yang diberikan kepada Budi adalah Rp6000.000 dengan tunjangan sebesar Rp2.000.000 dan tunjangan tidak tetap sebesar Rp600.000,000.

Perhitungan gaji Budi adalah sebagai berikut.

1. Pemasukan

Gaji Pokok: Rp6.000.000

Tunjangan Tetap: Rp2.000.000

Tunjangan Tidak Tetap: Rp600.000

Penghasilan Bruto: Rp8.600.000

2. Pengeluaran

Pajak Penghasilan TER A: Rp45.000

BPJS Kesehatan: Rp50.000

BPJS Ketenagakerjaan:

JHT Karyawan: Rp120.000

JP Karyawan: Rp60.000

Penghasilan Netto Budi: (8.600.000 - 275.000)

= Rp8.325.000

Baca juga: Cara Menghitung Gaji per Jam dan Contohnya

Demikian cara menghitung gaji karyawan yang penting untuk dipahami perusahaan sebagai pemberi kerja. Semoga dapat membantu menghitung gaji karyawan dalam sebuah perusahaan. (IND)