Cara Menghitung Harga Jual Makanan yang Mudah untuk UMKM Pemula

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu informasi yang perlu pelaku UMKM kuliner ketahui adalah cara menghitung harga jual makanan. Pasalnya, perhitungan tersebut merupakan hal dasar yang menentukan harga jual serta keuntungan yang akan pelaku UMKM dapatkan.
Sebelum menghitung harga jual yang ideal, pelaku UMKM di bidang kuliner perlu menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) dan riset mengenai harga pasaran bila ada kuliner yang sejenis. Hal ini penting untuk menentukan harga jual dan menarik minat pembeli.
Pentingnya Perhitungan HPP dan Riset Harga Pasar
Harga pokok penjualan atau HPP termasuk hal utama yang perlu pengusaha ketahui sebelum menghitung harga jual. Pasalnya, HPP meliputi segala hal dalam pembuatan produk mulai dari harga bahan, biaya gas, biaya listrik, dan lain-lain.
Mengutip dari Buku Siswa Ekonomi Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial untuk Siswa SMA/MA Kelas XII Kurikulum 2013 karya Darsono (2020: 140), HPP merupakan biaya yang timbul dari barang yang diproduksi dan dijual dalam kegiatan bisnis.
Selain itu, masih dalam halaman yang sama, Darsono juga menjelaskan bahwa biaya tersebut termasuk biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead.
Berdasarkan penjelasan tersebut, pelaku UMKM di bidang kuliner atau makanan dapat menghitung seluruh biaya produksi satu porsi makanan. Setelah merinci dan menghitung total biaya tersebut, pelaku UMKM dapat mengetahui HPP produk.
Jika makanan yang akan dijual adalah makanan yang belum populer atau belum banyak dijual, pelaku UMKM dapat langsung melakukan cara menghitung harga jual makanan.
Namun, sudah banyak penjual yang menjual makanan sejenis, pelaku UMKM perlu melakukan riset harga pasar. Riset harga pasar itu memiliki tujuan untuk mengetahui range harga pasaran mulai dari terendah sampai tertinggi.
Kegunaan perhitungan HPP dan riset harga pasar adalah memudahkan pelaku UMKM kuliner untuk menentukan harga ideal. Maksud harga ideal di sini adalah ideal dalam segi keuntungan dan ideal dalam segi kesehatan harga di pasaran.
Cara Menghitung Harga Jual Makanan
Setelah mengetahui HPP dan range harga pasar. Berikut adalah dua cara menghitung harga jual makanan yang dapat pelaku UMKM kuliner pilih.
Langsung menambahkan HPP dengan nominal harapan keuntungan, misalnya ditambah 3.000, 4.000, atau 5.000 rupiah; atau
Menambahkan HPP dengan persentase keuntungan yang diharapkan, misalnya 10%, 15%, dan seterusnya.
Setiap orang dapat melakukan cara pertama dengan mudah, tetapi tidak semua orang dapat menerapkan cara kedua dengan mudah. Berikut adalah ilustrasi menghitung harga jual makanan dengan menggunakan persentase:
HPP = 28.000
Persentase keuntungan yang diharapkan = 20%
Harga jual = HPP + (HPP x persentase keuntungan)
Harga jual = 28.000 + (28.000 x 20%)
Harga jual = 28.000 + 5.600
Harga jual = 33.600
Jadi, penjual dapat menjual makanan tersebut dengan harga 33.600 per porsi untuk mendapatkan keuntungan 20% untuk setiap porsinya.
Baca Juga: Cara Menghitung Harga Perolehan beserta Contoh Transaksinya
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa ada dua cara menghitung harga jual makanan. Kemudian, penjual juga perlu mengetahui HPP serta harga di pasaran untuk memudahkan diri dalam menentukan harga jual produk. (AA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu HPP?

Apa itu HPP?
Harga Pokok Penjualan (HPP) merupakan biaya yang timbul dari barang yang diproduksi dan dijual dalam kegiatan bisnis.
Apa rumus harga jual?

Apa rumus harga jual?
Harga jual = HPP + (HPP x persentase keuntungan).
