Cara Menghitung Harga Jual per Unit dengan Tepat agar Tidak Rugi

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui cara menghitung harga jual per unit dengan tepat memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan menghindari kerugian. Menentukan harga jual merupakan salah satu hal krusial di dalam bisnis.
Berdasarkan buku Prakarya dan Kewirausahaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, harga jual merupakan sejumlah harga yang dibebankan pada konsumen. Besaran harga jual sebuah produk umumnya dipengaruhi oleh biaya produksi dan biaya lainnya.
Untuk itu, perusahaan harus mampu menentukan harga jual yang tepat supaya produk yang dijual sesuai dengan harga dan kualitasnya agar diminati banyak konsumen.
Cara Menghitung Harga Jual per Unit
Berikut merupakan cara menghitung harga jual per unit dengan tepat agar tidak rugi mengutip dari buku yang berjudul Akuntansi Biaya (Konsep dan Implementasi di Industri Manufaktur), Dadan Ramadhani, dkk, (2020:38).
Setelah perusahaan menentukan dan menetapkan tujuan yang akan dicapai, maka langkah atau tahapan selanjutnya adalah menentukan metode harga jual. Secara umum metode ini terdiri dari 3 macam pendekatan, yakni:
1. Penetapan Harga Berdasarkan Biaya
Penetapan Harga Biaya Plus
Di dalam metode ini, harga jual per unit ditentukan dengan menghitung jumlah seluruh biaya per unit ditambah jumlah tertentu untuk menutupi laba yang dikehendaki pada unit tersebut (margin).
Rumus: Total Biaya + Margin = Harga Jual
Penetapan Harga Jual Mark-Up
Untuk metode mark-up ini, harga jual per unit ditentukan dengan menghitung harga pokok pembelian per unit ditambah (mark-up) jumlah tertentu.
Rumus: Harga Beli + Mark-Up = Harga Jual Mark-Up
Penetapan Harga BEP (Break Even Point)
Metode penetapan harga berdasarkan keseimbangan antara jumlah total biaya keseluruhan dengan jumlah total penerimaan keseluruhan. Rumus: BEP => Total Biaya = Total Penerimaan
2. Penetapan Harga berdasarkan Harga Pesaing/Kompetitor
Penetapan harga dilakukan dengan menggunakan harga kompetitor sebagai referensi, di mana dalam pelaksanaannya lebih cocok untuk produk yang standar dengan kondisi pasar oligopoli.
Untuk menarik konsumen, perusahaan biasanya menggunakan strategi harga. Penerapan strategi harga jual juga bisa digunakan untuk menyiasati para pesaingnya, misalkan dengan menetapkan harga di bawah harga pasar untuk meraih pangsa pasar.
3. Penetapan Harga Berdasarkan Permintaan
Proses penetapan harga yang didasari persepsi konsumen terhadap nilai yang diterima (price value), sensitivitas harga dan perceived quality.
Untuk mengetahui value dari harga terhadap kualitas, maka analisa Price Sensitivity Meter (PSM) merupakan salah satu bentuk yang dapat digunakan.
Pada analisa ini konsumen diminta untuk memberikan pernyataan di mana konsumen merasa harga murah, terlalu murah, terasa mahal dan terlalu mahal dan dikaitkan dengan kualitas yang diterima.
Itulah cara menghitung harga jual per unit dengan tepat. Perusahaan dapat menerapkan salah satu cara di atas. (Ria)
Baca juga: Cara Menghitung Omset untuk Perusahaan, Pebisnis Harus Tahu!
Frequently Asked Question Section
Apa itu harga jual?

Apa itu harga jual?
Harga jual merupakan sejumlah harga yang dibebankan pada konsumen. Besaran harga jual sebuah produk umumnya dipengaruhi oleh biaya produksi dan biaya lainnya.
Apa rumus harga jual mark up?

Apa rumus harga jual mark up?
Harga Jual Mark-Up = Harga Beli + Mark-Up.
