Konten dari Pengguna

Cara Menghitung HPHT untuk Mengetahui Usia Kehamilan

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Cara Menghitung HPHT, Sumber Unsplash Freestocks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung HPHT, Sumber Unsplash Freestocks

Usia kehamilan perlu diketahui dengan cara menghitung HPHT karena mempunyai berbagai manfaat. Misalnya, waktu pemeriksaan kehamilan bisa dijadwalkan dengan lebih baik. Begitu pula dengan persiapan hari melahirkan.

Cara menghitung inipun sebenarnya cukup mudah. Bahkan, para calon orang tua bisa melakukan perhitungan ini secara mandiri di rumah.

Cara Menghitung HPHT dengan Mudah

Ilustrasi Cara Menghitung HPHT, Sumber Unsplash Freestocks

Mengutip buku Panduan Cerdas Pemeriksaan Kehamilan, Dr. Judi Januadi Endjum, SpOG (2017: 131), kehamilan merupakan anugerah bagi para calon orang tua. Itulah mengapa kehamilan perlu dijaga agar berjalan dengan lancar hingga waktunya melahirkan.

Ada berbagai cara untuk menjaga kehamilan. Salah satunya adalah mengetahui usianya. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menghitug HPHT atau hari pertama haid terakhir.

Cara menghitung HPHT bila terjadi pada bulan dapat dilakukan dengan menggunakan rumus Naegele berikut.

1. HPHT April-Desember

Bila HPHT terjadi pada bulan April hingga Desember, maka rumusnya adalah sebagai berikut:

(Hari HPHT + 7), (Bulan HPHT – 3), dan (Tahun HPHT + 1)

Contohnya bila hari pertama haid terakhir seorang ibu adalah 13 September 2024, maka dapat diketahui bahwa perhitungan hari perkiraan lahir adalah sebagai berikut:

13 + 7 = 20

September – 3 bulan = Juli

2024 + 1 tahun = 2025

Dengan demikian, hari perkiraan lahirnya adalah 20 Juli 2025. Setelah itu, usia kehamilan bisa dihitung dengan cara tanggal tersebut dikurangi tanggal terkini terlebih dahulu. Kemudian, 9 bulan 10 hari bisa dikurangi dengan hasil tersebut.

2. HPHT Januari-Maret

Jika HPHT terjadi pada bulan Januari-Maret, berikut rumus yang digunakan

(Hari HPHT + 7), (Bulan HPHT + 9), dan (Tahun HPHT)

Misalnya jika hari pertama haid terakhir seorang ibu adalah 5 Januari 2024, dapat diketahui bahwa perhitungan hari perkiraan lahirnya adalah:

5 + 7 = 12

Januari + 9 = Oktober

2024

Jadi, hari perkiriaan lahirnya adalah 9 Oktober 2024. Setelah itu, usia kehamilan bisa dihitung dengan cara yang serupa seperti penjelasan sebelumnya.

Baca juga: 7 Cara Mencegah Kehamilan untuk Ibu Menyusui

Perlu diketahui bahwa cara menghitung HPHT ini hanya bisa digunakan bagi ibu yang siklus menstruasinya 28 hari. Selain itu, hasil perhitungan juga bisa meleset dari kenyataan. Informasi selanjutnya dapat ditanyakan ke bidan atau dokter kandungan terdekat. (LOV)