Cara Menghitung Inflasi Tahunan dan Contoh Soalnya

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Inflasi memiliki banyak arti, seperti kenaikan harga komoditas seiring waktu dan dapat diketahui kenaikannya melalui rumus beserta cara menghitung inflasi.
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), definisi inflasi adalah kemerosotan nilai ulang (kertas) karena banyaknya dan cepatnya uang (kertas) beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang.
Cara Menghitung Inflasi Tahunan dengan Tepat
Adapun dalam artikel kali ini, Tips dan Trik akan membagikan rumus beserta cara menghitung inflasi dalam jangka tahunan. Simak penjelasan di bawah ini:
1. Rumus Inflasi Tahunan
Inflasi tahunan dapat dihitung dengan menggunakan rumus persentase perubahan indeks harga antara dua periode. Secara umum, rumusnya adalah sebagai berikut:
Inflasi Tahunan = ((Indeks Harga Tahun Ini - Indeks Harga Tahun Sebelumnya) / Indeks Harga Tahun Sebelumnya) x 100%
Di mana:
Indeks Harga Tahun Ini adalah indeks harga pada tahun yang sedang diamati.
Indeks Harga Tahun Sebelumnya adalah indeks harga pada tahun sebelumnya.
2. Contoh Soal Inflasi Tahunan (I)
Harga tahun sebelumnya (2020) = Rp20.000 per kilogram
Harga saat ini (2021) = Rp25.000 per kilogram
Inflasi tahunan = ((Harga saat ini - Harga tahun sebelumnya) / Harga tahun sebelumnya) × 100%
= ((Rp25.000 - Rp20.000) / Rp20.000) × 100%
= (Rp5.000 / Rp20.000) × 100%
= 0,25 × 100%
= 25%
Jadi, tingkat inflasi tahunan untuk tahun 2021 adalah 25%.
3. Contoh Soal Inflasi Tahunan (II)
Pada tahun 2021, harga beras adalah Rp10.000 per kilogram. Pada tahun 2022, harga beras naik menjadi Rp12.000 per kilogram. Hitunglah tingkat inflasi tahunan untuk tahun 2022!
Jawaban:
Harga tahun sebelumnya (2021) = Rp10.000 per kilogram
Harga saat ini (2022) = Rp12.000 per kilogram
Inflasi tahunan = ((Harga saat ini - Harga tahun sebelumnya) / Harga tahun sebelumnya) x 100%
= ((Rp12.000 - Rp10.000) / Rp10.000) x 100%
= (Rp2.000 / Rp10.000) x 100%
= 0,2 x 100%
= 20%
Jadi, tingkat inflasi tahunan untuk tahun 2022 adalah 20%.
4. Contoh Soal Inflasi Tahunan (III)
Pada tahun 2022, harga pakaian adalah Rp500.000. Pada tahun 2023, harga pakaian naik menjadi Rp550.000. Hitunglah tingkat inflasi tahunan untuk tahun 2023!
Jawaban :
Harga tahun sebelumnya (2022) = Rp500.000
Harga saat ini (2023) = Rp550.000
Inflasi tahunan = ((Harga saat ini - Harga tahun sebelumnya) / Harga tahun sebelumnya) × 100%
= ((Rp550.000 - Rp500.000) / Rp500.000) × 100%
= (Rp50.000 / Rp500.000) × 100%
= 0,1 × 100%
= 10%
Jadi, tingkat inflasi tahunan untuk tahun 2023 adalah 10%.
Cara menghitung inflasi tahunan tidak sulit, bukan? Rumus dan perhitungan di atas dapat berguna dalam menganalisis permasalahan ekonomi yang sedang terjadi. (Andi)
Baca juga: Cara Menghitung Modus dalam Matematika
