Cara Menghitung IPK SMK dengan Benar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di lingkungan SMK, Indeks Prestasi Kumulatif atau yang biasa disebut IPK menjadi tolak ukur utama yang mencerminkan prestasi akademis seorang siswa. Untuk itu, memahami cara menghitung IPK SMK dengan benar adalah suatu keharusan bagi para siswa maupun orang tua yang ingin memantau perkembangan akademis anaknya.
Dikutip dari buku Kitab Suci Kuliah oleh Andhika Putra Sudarman, (2019:24), IPK merupakan salah satu indikator paling sederhana yang menunjukkan sebaik apa siswa dapat mengerjakan ujian atau tugas tertentu.
Tak hanya sebagai ukuran keberhasilan, IPK juga bisa menjadi motivasi bagi siswa untuk meningkatkan semangat belajar mereka.
Cara Menghitung IPK SMK
Dalam dunia yang serba kompetitif ini, memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai tentunya sangat dibutuhkan. Khususnya bagi siswa SMK, yang nantinya akan langsung terjun ke dunia kerja, memiliki IPK yang baik bisa menjadi salah satu keunggulan yang bisa diandalkan.
Oleh karena itu, penting sekali untuk tidak hanya fokus pada pelajaran praktik, tetapi juga memahami bagaimana IPK dihitung dan bagaimana cara meningkatkannya.
Sebelum memahami cara menghitung IPK SMK, siswa/siswi perlu mengumpulkan semua nilai mata pelajaran yang didapatkan selama menempuh pendidikan di SMK. Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti.
Minta transkrip nilai dari sekolah.
Periksa kembali transkrip nilai tersebut apakah sudah lengkap atau tidak.
Minta kepada guru atau staf sekolah untuk melengkapi jika ada nilai yang belum tercantum.
Jika sudah lengkap, dapat melanjutkan ke langkah selanjutnya yaitu menghitung IPK SMK.
Berikut ini cara menghitung IPK SMK dengan benar. Nilai yang perlu dihitung adalah nilai ujian dan nilai rapor. Perlu diketahui, bahwa setiap SMK memiliki kurikulum yang berbeda. Dengan demikian, ada baiknya untuk memastikan mata pelajaran apa saja yang wajib diambil di sekolah.
Ketahui total nilai semua mata pelajaran yang pernah dipelajari
Selanjutnya, hitung total jumlah mata pelajaran yang pernah dipelajari.
Setelah mengetahui total nilai semua mata pelajaran dan total jumlah mata pelajaran, selanjutnya perlu membagi total nilai dengan total jumlah mata pelajaran. Hasilnya adalah IPK SMK yang dicari.
Contoh :
Misalnya jika memiliki total nilai 360 untuk semua mata pelajaran yang pernah dipelajari di SMK, dan total jumlah mata pelajaran yang diambil adalah 10. Maka cara menghitung IPK SMK adalah 360 dibagi dengan 10 yaitu hasilnya 36.
Semakin tinggi IPK SMK, semakin tinggi pula peluang untuk mendapatkan perkerjaan yang diinginkan. Untuk itu, pastikan untuk rajin belajar dan berusaha semaksimal mungkin selama di SMK.
Baca Juga : Cara Menghitung IP dan IPK Kuliah, Wajib Diketahui Mahasiswa
