Cara Menghitung Konfigurasi Elektron dari Sebuah Elemen di Pelajaran Kimia

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam mata pelajaran Kimia dan Fisika, perlu memahami cara menghitung konfigurasi elektron. Materi tentang ini diajarkan di jenjang sekolah menengah atas kelas 10 yang membahas tentang sifat kimia dan sifat fisika suatu unsur.
Pengertian dari konfigurasi elektron adalah susunan atau tata letak elektron-elektron yang berada dalam suatu atom, ion, atau molekul. Konfigurasi elektron menggambarkan struktur elektron suatu unsur dan bagaimana elektron berinteraksi dengan unsur lainnya.
Cara Menghitung Konfigurasi Elektron dalam Pelajaran Kimia
Dikutip dari laman socratic.org, pada pelajaran Kimia dan Fisika cara menghitung konfigurasi elektron adalah mencari jumlah elektron terlebih dahulu. Jumlah elektron yang dicari yaitu yang akan sama dengan nomor atom unsur tersebut.
Selanjutnya, isi elektron pada kulit dan subkulit sesuai dengan aturan pengisian. Jika menginginkan konfigurasi elektron hanya pada kulit, maka dapat menggunakan aturan bahwa kulit terisi dari bagian paling dekat dengan inti (n=1).
Kulit pertama dapat menampung hingga 2 elektron, kemudian kulit berikutnya dapat menampung hingga 2 elektron menjadi 8 elektron. Ini bekerja hingga calcium (20 elektron), lalu lihat pengisian tambahan pada kulit bagian dalam.
Jadi jika menggunakan aturan ini untuk fosfor yang memiliki 15 elektron, maka akan mendapatkan konfigurasi elektron (2,8,5).
Jika membutuhkan notasi subkulit, maka gunakan urutan pengisian subkulit berdasarkan kenaikan energi subkulit:
1s²2s²2p⁶3s²3p⁴4s²3d¹.
Ada tiga aturan yang harus diikuti konfigurasi elektron sebuah elemen yang menentukan cara pengisian elektron dalam orbital atom adalah:
Prinsip Aufbau: elektron harus mengisi seluruh orbital atom pada tingkat energi tertentu sebelum menempati orbital yang berhubungan dengan tingkat energi yang lebih tinggi. Elektron menempati orbital dengan urutan tingkat energi orbital yang meningkat.
Prinsip eksklusi Pauli: menyatakan bahwa tidak ada dua elektron yang mempunyai nilai yang sama untuk keempat bilangan kuantum. Setiap subkulit suatu orbital dapat menampung maksimal 2 elektron dan keduanya harus memiliki spin yang berlawanan.
Aturan multiplisitas maksimum Hund: semua subkulit dalam suatu orbital harus terisi satu kali sebelum subkulit manapun terisi ganda. Selain itu, putaran semua elektron dalam subkulit yang terisi tunggal harus sama memaksimalkan putaran keseluruhan.
Contoh soal:
Tuliskan konfigurasi elektron magnesium!
Jawaban:
Magnesium adalah unsur 12, sehingga memiliki 12 elektron.
Ketika mengisi subkulit Mg dalam urutan peningkatan energi, maka akan mendapatkan konfigurasi elektron 1s²2s²2p⁶3s².
Itulah cara menghitung konfigurasi elektron dari sebuah elemen. Agar lebih mudah menghitungnya, bisa juga dengan melihat tabel periodik beberapa unsur. (LAIL)
Baca juga: Tabel Periodik Unsur Kimia: Pengertian, Klasifikasi, dan Cara Membacanya
