Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.93.2
Konten dari Pengguna
Cara Menghitung Modal Akhir pada Laporan Keuangan
14 Juni 2023 14:50 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Saldo modal akhir merupakan informasi penting yang mencerminkan jumlah ekuitas yang dimiliki oleh pemilik pada akhir periode akuntansi. Ini juga dapat menjadi dasar bagi perhitungan modal awal pada periode berikutnya.
Cara Menghitung Modal Akhir
Dikutip dari buku Buku Siswa EKONOMI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial Untuk Siswa karya Basuki Darsono (2018: 99), cara menghitung modal akhir ada 2, yakni: melihat laba dan melihat rugi.
Hal ini disesuaikan dengan catatan laporan keuangan yang digunakan. Berikut adalah cara menghitung modal akhir pada laporan keuangan yang perlu diketahui agar tidak salah:
1. Saldo Laba
Jika catatan laporan keuangan yang digunakan berdasarkan saldo laba atau keuntungan. Berikut adalah rumus mencari modal akhir:
ADVERTISEMENT
Hasil perhitungan ini biasanya akan lebih besar atau bertambah daripada modal awal.
2. Saldo Rugi
Jika catatan laporan keuangan menggunakan saldo rugi. Berikut adalah cara mencari saldo modal akhir:
Hasil perhitungan ini biasanya akan kurang dari jumlah modal awal yang digunakan oleh perusahaan.
Manfaat Mengetahui Modal Akhir
Mengetahui modal akhir pada laporan keuangan memiliki beberapa manfaat, antara lain:
1. Evaluasi Kinerja Keuangan
Modal akhir memberikan gambaran tentang kinerja keuangan perusahaan pada akhir periode akuntansi. Dengan mengetahui modal akhir, dapat menganalisis apakah perusahaan menghasilkan laba atau mengalami rugi selama periode tersebut.
2. Penentuan Pendanaan
Modal akhir juga membantu dalam menentukan jumlah pendanaan yang tersedia untuk perusahaan. Dengan mengetahui modal akhir, Anda dapat melihat seberapa banyak modal yang telah disetorkan oleh pemilik, apakah ada penarikan modal, atau jika ada perubahan ekuitas lainnya.
ADVERTISEMENT
3. Evaluasi Keberlanjutan
Modal akhir juga memberikan indikasi tentang keberlanjutan bisnis perusahaan. Jika modal akhir terus meningkat dari periode ke periode, ini menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan kemampuan perusahaan untuk mempertahankan dan menambah modal.
Sebaliknya, jika modal akhir mengalami penurunan atau kerugian yang berkelanjutan, ini dapat menunjukkan masalah keuangan yang perlu diatasi.
4. Pemantauan Perubahan Modal
Mengetahui modal akhir membantu dalam pemantauan perubahan modal pemilik dari periode ke periode. Ini penting untuk melacak investasi tambahan, penarikan modal, atau perubahan ekuitas lainnya yang mempengaruhi struktur kepemilikan perusahaan.
5. Evaluasi Nilai Saham
Bagi perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di pasar saham, modal akhir dapat digunakan sebagai faktor dalam mengevaluasi nilai saham.
Modal akhir merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh investor dalam menilai kesehatan keuangan dan nilai perusahaan. Informasi ini penting dalam mengambil keputusan investasi atau dalam melaporkan kepada para pemegang saham.
ADVERTISEMENT
Mengetahui modal akhir merupakan bagian penting dalam analisis keuangan dan pengambilan keputusan bisnis. Informasi ini membantu dalam memahami kinerja keuangan, pertumbuhan, dan keberlanjutan perusahaan. (Umi)