Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Pendapatan Nasional dan Contoh Soalnya

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Pendapatan Nasional, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Pendapatan Nasional, Foto: Unsplash.

Pendapatan nasional adalah jumlah keseluruhan pendapatan yang diperoleh oleh seluruh faktor produksi yang berada dalam batas wilayah suatu negara dalam kurun waktu tertentu. Cara menghitung pendapatan nasional ada rumusnya tersendiri.

Masyarakat umum mungkin belum banyak yang tahu mengenai rumusnya. Padahal pendapatan nasional dapat diukur dengan beberapa cara, di antaranya adalah menggunakan pendekatan produksi, pendekatan pengeluaran, dan pendekatan pendapatan.

Cara Menghitung Pendapatan Nasional

Ilustrasi Cara Menghitung Pendapatan Nasional, Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Ensiklopedia Seri Pendapatan Nasional karya Chabibah (2020: 9), terdapat tiga cara menghitung pendapatan nasional. Berikut adalah cara dengan contoh soalnya:

1. Pendekatan Produksi

Pendekatan produksi mengukur pendapatan nasional dari sisi produksi barang dan jasa dalam suatu negara selama kurun waktu tertentu, biasanya satu tahun. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Hitung nilai tambah bruto (NTB) dari setiap sektor ekonomi di negara tersebut. NTB adalah nilai produksi yang dihasilkan setelah dikurangi dengan nilai produksi intermediate (bahan baku, barang setengah jadi, dan jasa yang digunakan dalam proses produksi).

  • Jumlahkan NTB dari seluruh sektor ekonomi di negara tersebut.

  • Tambahkan pendapatan dari faktor produksi yang dimiliki oleh warga negara di luar negeri dan kurangi dengan pendapatan faktor produksi asing yang berada di dalam negeri.

2. Pendekatan Pengeluaran

Pendekatan pengeluaran mengukur pendapatan nasional dari sisi pengeluaran untuk membeli barang dan jasa dalam suatu negara selama kurun waktu tertentu, biasanya satu tahun. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Jumlahkan pengeluaran pemerintah, konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor bersih.

  • Ekspor bersih dihitung sebagai selisih antara nilai ekspor dan nilai impor.

3. Pendekatan Pendapatan

Pendekatan pendapatan mengukur pendapatan nasional dari sisi pendapatan faktor produksi yang berada di dalam negeri selama kurun waktu tertentu, biasanya satu tahun. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Jumlahkan pendapatan dari faktor produksi, seperti upah, keuntungan, bunga, dan sewa.

  • Tambahkan pajak tidak langsung dan kurangi subsidi.

Setelah Pendapatan Nasional dihitung, selanjutnya dapat dihitung berbagai indikator makroekonomi lainnya, seperti Produk Domestik Bruto (PDB), Pendapatan Nasional Bruto (PNB), dan Indeks Harga Konsumen (IHK).

Contoh Perhitungan Pendapatan Nasional

Ilustrasi Cara Menghitung Pendapatan Nasional, Foto: Unsplash.

Berikut adalah contoh menghitung pendapatan nasional menggunakan pendekatan produksi:

Anggaplah suatu negara hanya memiliki dua sektor ekonomi, yaitu sektor pertanian dan sektor manufaktur. Pada tahun tertentu, nilai produksi bruto sektor pertanian sebesar Rp500 juta dan nilai produksi bruto sektor manufaktur sebesar 1 miliar.

Sementara itu, nilai produksi intermediate sektor pertanian sebesar Rp200 juta dan nilai produksi intermediate sektor manufaktur sebesar Rp500 juta.

Maka, nilai tambah bruto sektor pertanian adalah Rp300 juta (Rp500 juta - Rp200 juta) dan nilai tambah bruto sektor manufaktur adalah Rp500 juta (Rp1 miliar - Rp500 juta). Jumlahkan nilai tambah bruto kedua sektor ekonomi tersebut menjadi Rp800 juta.

Selanjutnya, tambahkan pendapatan dari faktor produksi yang dimiliki oleh warga negara di luar negeri dan kurangi dengan pendapatan faktor produksi asing yang berada di dalam negeri.

Anggaplah pendapatan faktor produksi yang dimiliki oleh warga negara di luar negeri sebesar Rp100 juta dan pendapatan faktor produksi asing yang berada di dalam negeri sebesar Rp50 juta. Maka, Pendapatan Nasional negara tersebut adalah Rp850 juta (Rp800 juta + Rp100 juta - Rp50 juta).

Dalam contoh ini, Pendapatan Nasional negara tersebut dihitung menggunakan pendekatan produksi. Namun, jika menggunakan pendekatan pengeluaran atau pendekatan pendapatan, dapat menghasilkan hasil yang berbeda.

Baca Juga: Cara Menghitung Laba Rugi dalam Usaha

Demikian cara menghitung pendapatan nasional dan contohnya yang bisa menambah referensi. Terdapat tiga cara untuk mengetahui pendapatan nasional yaitu produksi, pengeluaran, dan pendapatan. (Umi)