Cara Menghitung Selamatan Orang Meninggal dengan Benar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selamatan adalah salah satu tradisi yang dilakukan masyarakat Indonesia ketika ada anggota keluarga, tetangga, atau kerabat yang meninggal dunia. Cara menghitung selamatan orang meninggal juga mudah dilakukan.
Mengutip dari Selametan Kematian di Desa Jaweng Kabupaten Boyolali, Dinia Agustia, (2017:148), tradisi selametan setelah kematian sampai sekarang masih banyak dilakukan oleh masyarakat.
Hal tersebut didorong oleh sistem keyakinan dan kepercayaan yang kuat terhadap sistem nilai dan adat istiadat yang sudah berjalan secara turun-temurun.
Cara Menghitung Selamatan Orang Meninggal
Mengutip dari laman kebumenkab.go.id, beberapa durasi umum selamatan atau slametan adalah 3 hari, 7 hari, 30 hari, dan 100 hari setelah kematian. Berikut adalah beberapa cara menghitung selamatan orang meninggal:
1. Selamatan 3 Hari
Hari pertama dimulai pada hari kematian dan berlangsung hingga hari ketiga setelah kematian.
Dalam selamatan ini biasanya diadakan doa bersama, membaca Al-Qur'an, makanan disajikan kepada para tamu, dan kegiatan keagamaan lainnya.
2. Selamatan 7 Hari
Dimulai pada hari kematian dan berlangsung hingga hari ke-7 setelah kematian. Kegiatan pada selamatan ini serupa dengan selamatan 3 hari, tetapi dapat melibatkan lebih banyak orang dan makanan.
3. Selamatan 30 Hari
Dimulai pada hari kematian dan berlangsung hingga hari ke-30 setelah kematian. Pada selamatan ini kegiatannya serupa dengan selamatan 3 hari dan 7 hari, tetapi dengan tambahan beberapa ritual atau acara khusus.
4. Selamatan 100 Hari
Cara menghitung selamatan orang meninggal hari ke-100 dimulai pada hari kematian dan berlangsung hingga hari ke-100 setelah kematian.
Selamatan 100 hari ini biasanya dianggap sebagai perayaan terakhir setelah kematian dan sering diadakan dengan lebih besar dan lebih mewah.
Penting untuk dicatat bahwa tradisi yang berkaitan dengan selamatan kematian ini tergantung pada budaya, agama, dan kepercayaan masyarakat setempat.
Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, atau anggota keluarga yang berpengalaman dengan tradisi tersebut untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik tentang pelaksanaan selamatan. (Lemon)
Baca Juga: 2 Cara Menghitung 1000 Hari Orang Meninggal untuk Mengadakan Tahlilan
