Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu dan Bulan

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi pada calon ibu muda, yuk simak artikel berikut untuk mengetahui cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan.
Selalu ada kali pertama bagi setiap orang, termasuk hamil bagi para wanita. Jangan pusing dalam menghitung usia kehamilan karena caranya sangat mudah lho.
Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu dan Bulan
Sebelum mengetahui cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan, mari kita ketahui 3 periode kehamilan atau trimester menurut buku Kehamilan Sehat Mewujudkan Generasi Berkualitas di Masa New Normal, Sekar Arum dkk (2021:5-6).
1. Trimester Pertama (0-3 bulan atau 1-13 minggu)
Pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan pada sel telur yang telah dibuahi dan dibagi dalam 3 fase, yaitu: ovum, embrio, dan janin. Pemeriksaan dokter pada periode kehamilan ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan ibu hamil agar dapat diketahui kemungkinan kehamilannya dapat diteruskan atau tidak.
2. Trimester Kedua (4-6 bulan atau 14-26 minggu)
Dalam masa ini, pertumbuhan janin berkembang cepat. Saat periode ini, biasanya dilakukan pemeriksaan terhadap berat, tekanan darah, urin, detak jantung, serta kaki dan tangan oleh dokter atau bidan.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan timbulnya suatu penyakit yang membahayakan baik selama proses pertumbuhan hingga akhir kehamilan.
3. Trimester Ketiga (7-9 bulan atau 27-40 minggu)
Periode ini merupakan periode penyempurnaan bentuk dan organ tubuh janin agar siap dilahirkan. Berat janin pada trimester ini mencapai 2,5kg. Karena adanya perubahan tersebut, pemeriksaan rutin biasanya dilakukan 2 kali seminggu untuk memantau lebih teliti setiap perkembangan dan pertumbuhan janin dan calon ibu.
Berdasarkan informasi yang diambil dari buku Asuhan Kebidanan Kehamilan, Siti Rahmah, Anna Malia, dan Dewi Maritalia (2022:34-35), hari pertama haid terakhir (HPHT) merupakan hari pertama menstruasi terakhir yang dialami oleh calon ibu.
HPHT ini memiliki fungsi untuk mengetahui hari pertama hamil, usia kehamilan, serta memperkirakan hari persalinan.Terdapat beberapa cara untuk menghitung usia kehamilan, salah satunya menggunakan kalender.
Berikut ini adalah panduan kalender dalam menghitung usia kehamilan:
Agar lebih mendapatkan gambaran mendalam terkait cara perhitungannya, mari simak contoh berikut:
Ibu A berkunjung ke bidan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan pada tanggal 21 Agustus 2020. Didapatkan hasil HPHT pada tanggal 13 April 2020. Ibu A mengeluhkan rasa mual di pagi hari namun tidak berat, namun Ibu A tetap merasa bahagia dengan kehamilan keduanya ini.
Dalam menghitung usia kehamilan berdasarkan panduan kalender tadi, data yang dibutuhkan adalah HPHT dan tanggal kunjungan.
HPHT: 13 April 2020 Tanggal Kunjungan: 21 Agustus 2020
Maka dapat disimpulkan bahwa usia kehamilan Ibu A adalah 18 minggu 4 hari.
Setelah mengetahui cara menghitung usia kehamilan tadi, maka dari jumlah minggu yang ada tinggal dibagi 4 saja untuk mendapatkan usia kehamilan dalam bentuk bulan. Dapat diketahui bahwa Ibu A tadi sudah menginjak usia kehamilan 4,5 bulan (18:4).
Nah, itu tadi sekilas informasi seputar cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan yang termudah. Jadi, sudah tahu kah usia kehamilan Anda menginjak berapa minggu? (Ester)
Baca Juga: Cara Menghitung Zakat Emas dan Perak
