Cara Menghitung Usia Kehamilan dari HPHT untuk Ibu Hamil

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung usia kehamilan dari HPHT penting untuk diketahui oleh para ibu hamil. Sebab, dengan mengetahui usia kehamilan, ibu hamil bisa memperkirakan hari persalinan dengan lebih pasti.
Cara menghitung usia kehamilan dengan menggunakan HPHT atau hari pertama haid terakhir adalah cara yang paling populer. Cara ini juga dikenal dengan nama rumus Naegele sebagaimana dikutip dari buku Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan, Ronalen Br. Situmorang, S.ST., M.Keb dkk., (2021:62).
Cara Menghitung Usia Kehamilan dari HPHT
Berikut adalah cara menghitung usia kehamilan dari HPHT yang perlu diketahui oleh calon ibu baru:
Cara menghitung usia kehamilan berdasarkan HPHT adalah dengan menentukan hari pertama haid terakhir terlebih dahulu. Contohnya, jika sekarang tanggal 25 November 2022 dan hari pertama haid terakhir atau HPHT adalah tanggal 25 Oktober 2022, maka usia kehamilan saat ini adalah 4 minggu atau 1 bulan.
Menghitung usia kehamilan dari HPHT atau yang juga dikenal dengan rumus Naegele ini bisa dilakukan jika ibu hamil memiliki siklus menstruasi 28 hari. Dengan mengetahui usia kehamilan tersebut, maka hari kelahiran sang anak juga bisa diperkirakan yaitu 280 hari sejak HPHT jika usia kehamilan normal sampai akhir.
Cara Menghitung Perkiraan Hari Persalinan
Selain bisa untuk menghitung usia kehamilan, rumus Naegele ini juga bisa digunakan untuk memperkirakan hari kelahiran sang bayi. Caranya adalah sebagai berikut:
Tentukan hari pertama haid terakhir (HPHT).
Tambahkan satu tahun.
Tambahkan tujuh hari.
Mundurkan ke tiga bulan.
Sementara untuk ibu hamil yang memiliki siklus menstruasi selain 28 hari, maka rumusnya menjadi sebagai berikut:
HPL = HPHT + 9 bulan + (lama siklus haid — 21 hari)
HPL = HPHT + 9 bulan + (lama siklus haid — 21 hari)
Contohnya adalah jika HPHT seorang ibu jatuh pada tanggal 20 Juni 2023, maka perhitungannya sebagai berikut:
20 Juni 2023 + 1 tahun = 20 Juni 2024
20 Juni 2024 + 7 hari = 27 Juni 2024
27 Juni 2024 - 3 bulan = 27 Maret 2024
Perlu diperhatikan, walaupun cara ini terbilang mudah, namun tidak bisa diterapkan pada ibu hamil yang tidak ingat kapan hari pertama haid terakhirnya atau yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur.
Baca juga: 5 Cara Mengatasi Sakit Punggung pada Wanita saat Hamil
Setelah mengetahui cara menghitung usia kehamilan dari HPHT tersebut, diharapkan calon ibu bisa memperkirakan kapan hari persalinan tiba dan menyiapkan segala yang diperlukan. (PRI)
