Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Tepat

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung usia kehamilan, foto oleh Suhyeon Choi di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung usia kehamilan, foto oleh Suhyeon Choi di Unsplash

Cara menghitung usia kehamilan dengan tepat, perlu diketahui calon ibu agar tidak terjadi kesalahan dalam perhitungan. Nah, artikel kali ini mengulas beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghitung usia kehamilan.

Dikutip dari laman kemkes.go.id, HPL merupakan hari perkiraan lahir yaitu 40 minggu dari hari pertama menstruasi terakhir (HPMT). Dalam istilah medis, usia kehamilan dihitung dalam minggu kehamilan (gestational week) dan hari kehamilan (gestational day).

3 Cara Menghitung Usia Kehamilan

Ilustrasi cara menghitung usia kehamilan, foto oleh Dave Goudreau di Unsplash

Di bawah ini, ada 4 cara menghitung usia kehamilan yang perlu diketahui para calon ibu :

1. Kalkulator Kehamilan Online

Metode pertama yang bisa digunakan untuk menghitung kehamilan bisa dengan kalkulator kehamilan online atau aplikasi khusus yang tersedia di smartphone.

Pada kalkulator tersebut, calon ibu hanya perlu memasukkan tanggal hari pertama menstruasi terakhir (HPMT) dan memilih durasi siklus menstruasi terakhir, maka kalkulator akan otomatis menghitung usia kehamilan dalam minggu dan hari.

2. Rumus Naegele

Cara menghitung usia kehamilan selanjutnya dengan rumus Naegele. Rumus ini adalah metode paling umum yang digunakan dokter untuk menghitung usia kehamilan pada saat pemeriksaan kehamilan. Pada rumus ini dilakukan dengan menghitung mundur 3 bulan dari tanggal HPMT, lalu menambahkan 7 hari hari ke tanggal tersebut.

Misalnya, jika HPMT di tanggal 1 Januari, maka usia kehamilan dihitung mundur 3 bulan yaitu dari Januari ke Oktober, November, dan Desember, kemudian ditambahkan 7 hari sehingga usia kehamilan pada 8 Oktober.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Pusing saat Hamil

3. Pemeriksaan Ultrasonografi (USG)

Pada pemeriksaan USG, dokter akan melihat perkembangan janin dalam Rahim dan menentukan usia kehamilan secara akurat. Pemeriksaan USG dapat dilakukan pada awal kehamilan yaitu antara usia kehamilan 7 sampai 10 minggu.

Selain itu, USG juga dapat digunakan memeriksa kondiri kesehatan ibu dan organ-organ yang terkait dengan kehamilan seperti rahim, ovarium, dan salurah tuba. Pemeriksaan ini umumnya aman bagi ibu dan janin, karena tidak menggunakan sinar-X.

Cara menghitung usia kehamilan memang bukan suatu hal yang rumit. Namun, penting bagi calon ibu untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis yang terlatih agar bisa mendapatkan pemahaman yang tepat tentang perkembangan kehamilan serta kesehatan ibu dan janin.

Selalu perhatikan juga tanda-tanda kehamilan yang normal dan waspadai apabila terdapat gejala yang tidak biasa. (nov)