Cara Mengukir Sabun Batang untuk Anak agar Rajin Mandi

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengukir sabun bisa dilakukan dengan mudah, baik oleh anak-anak hingga orang dewasa. Kerajinan tangan dari sabun mandi sekarang sedang jadi tren.
Bahannya murah dan hasilnya pasti indah sehingga bisa jadi pajangan unik di rumah. Aroma sabun yang segar juga bisa menjadi pewangi ruangan alami. Selain itu, sabun ukir juga bisa jadi solusi ketika anak susah mandi.
Cara Mengukir Sabun Batang untuk Anak
Inilah cara mengukir sabun batang untuk anak agar rajin mandi, mengutip dari laman wikihow.com. Pertama kumpulkan alat dan bahan yang diperlukan, sebagai berikut:
1. Sabun
Pilih satu sabun batangan. Sabun apa pun bisa digunakan. Semakin keras sabun, semakin sulit untuk diukir. Namun, sabun yang lunak juga lebih mudah hancur.
Sabun berbentuk persegi panjang akan lebih mudah dipotong oleh pemula daripada sabun yang bulat. Pilihlah warna sabun sesuai selera moms dan sesuai ide proyeknya. Sabun murah adalah pilihan bagus untuk berlatih.
2. Pisau
Ambil pisau. Pisau ukir atau pisau pengupas cocok untuk mengukir sabun menjadi bentuk dasar desain. Sabun batangan biasanya cukup lembut sehingga anak-anak bisa menggunakan pisau mentega, pisau plastik, sendok, bahkan stik es krim.
Untuk karya yang lebih detail, gunakan pisau yang lebih kecil, seperti pisau untuk kerajinan atau alat pengganti lainnya semacam tusuk sate atau tusuk gigi.
3. Alas papan
Tutupi area kerja. Alasi area kerja tempat mengukir dengan lembaran koran. Setelah selesai, bisa dengan mudah membungkus semua serpihan sabun dengan koran dan membuangnya. Pilihan lain adalah meletakkan mangkuk (nampan) di atas sabun selagi mengukir.
Setelah alat dan bahan terkumpul barulah mulai untuk mengukir sabun, berikut langkah-langkahnya:
1. Tentukan tema
Anda bisa membuat ukiran apa pun pada sabun. Pengukir berpengalaman bisa membuat bunga dan binatang dengan detail yang luar biasa.
Untuk pemula, pilih bentuk yang tidak rumit, seperti kura-kura, ikan, atau bentuk hati. Pola ini cocok dengan bentuk sabun batangan dan tidak membutuhkan pekerjaan yang terlalu detail.
2. Kikis merek sabun
Biasanya ada huruf yang tertera pada permukaan sabun batangan. Untuk menghilangkannya, siram sabun dengan air hangat yang mengalir.
Air hangat akan membuat sabun menjadi lebih lunak, sehingga bisa mengikis lapisan permukaan sabun dengan spons atau pisau. Gosok sabun sampai permukaannya rata dan lembut.
Jika tidak keberatan huruf-huruf merek tersisa pada desain atau di bagian belakang ukiran nanti, lewatkan saja langkah ini.
3. Gambarkan garis bentuk
Anda bisa menggunakan pensil untuk membuat garis bentuk, atau buat goresan pada sabun menggunakan pisau, tusuk sate, atau tusuk gigi. Garis luar dasar ini akan menunjukkan bagian mana yang harus dibuang.
4. Iris bagian terluar
Anda bisa mengiris bagian ini secara sembarang, tetapi sabun bisa menjadi remuk kalau bekerja terlalu cepat. Buang pinggiran sabun, mulai dari satu sudut. Iris sampai ke garis bentuk agar sabun mulai menyerupai bentuk dasar desain.
Pegang pisau seperti saat hendak mengupas kentang, yaitu dengan menjepitnya di antara jari dan jempol lalu menyusurkan pisau ke sepanjang sabun.
5. Garap bagian detail
Pada titik ini, ganti alat kerja dengan pisau berujung runcing, tusuk sate, garpu plastik, tusuk gigi, atau alat tajam lain yang sesuai. Kerjakan dari bagian tengah sabun dan seret alat untuk mengikis detail kecil seperti mata, sisik, atau mahkota bunga.
6. Poles sabun
Gunakan jari atau handuk kertas dengan hati-hati untuk membuang serutan sabun yang tersisa pada bagian permukaan. Jangan terlalu menekan sabun. Sabun akan menjadi rapuh jika moms menambahkan banyak detail.
Basahi jari dan gosok permukaan sabun untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih halus. Jika melakukan langkah ini, diamkan sabun selama sehari sampai kering.
Itulah cara mengukir sabun batang untuk anak agar rajin mandi. Selamat mencoba. (Bay)
Baca Juga: Cara Membuat Kue Cincin yang Legit dan Empuk
