Cara Mengukur Lingkar Kepala Bayi dengan Benar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengukur lingkar kepala bayi dengan benar harus dipahami oleh orang tua, mulai bayi usia 0 bulan hingga 12 bulan atau bahkan 2 tahun.
Dikutip dari ncbi.nlm.nih.gov, pengukuran lingkar kepala harus dimasukkan ke dalam perawatan rutin anak dengan baik. Gunanya untuk mengetahui perkembangan kondisi kenormalan kepala dan otak buah hati.
Cara Mengukur Lingkar Kepala Bayi
Berikut adalah cara mengukur lingkar kepala bayi dengan benar yang dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dalam idai.or.id, berikut ini:
Pemantauan lingkar kepala bayi sebaiknya dilakukan bersama dengan ukuran ubun-ubun besar.
Lingkar kepala diukur dengan pita ukur yang tidak elastis, melingkar dari bagian atas alis, melewati bagian atas telinga, sampai bagian paling menonjol di belakang kepala. Sedangkan, ubun-ubun besar diukur dengan rata-rata ukuran anteroposterior dan transversal.
Selain itu, pengukuran lingkar kepala bisa dilakukan melalui pemeriksaan USG. Lingkar kepala bayi dapat diukur dan kemudian dibandingkan dengan nilai referensi sesuai usia.
Pengukuran lingkar kepala setelah bayi lahir dilakukan setelah 24 jam pertama bayi lahir. Kemudian, dilanjutkan secara berkala bersamaan dengan pemeriksaan bayi setiap bulannya selama 2 tahun pertama.
Data kemudian akan dimasukkan ke dalam kurva pertumbuhan, kemudian dilihat bagaimana kenaikannya, apakah sesuai dengan kurva pertumbuhan anak yang normal atau tidak.
Jika ditemukan lingkar kepala yang kecil dalam satu pemeriksaan, maka pengukuran lingkar kepala bayi harus dilakukan dengan lebih ketat dan rutin.
Bahkan bila diperlukan, dokter dapat melakukan pemeriksaan tambahan, seperti MRI, CT scan, atau tes darah untuk mengevaluasi derajat beratnya penyakit dan kemungkinan penyebab.
Baca juga: 5 Cara Menyendawakan Bayi usai Menyusu dan Manfaatnya
Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal
Berikut ini informasi mengenai ukuran lingkar kepala bayi yang normal, mulai dari usia 0 hingga 12 bulan:
Usia 0–3 bulan: 34–39,5 cm. Jika pada bulan ketiga ukuran lingkar kepala bayi lebih kecil dari 38 cm atau lebih besar dari 41 cm, maka bisa jadi pertanda adanya masalah kesehatan.
Usia 3–6 bulan: 39,5–42 cm. Lingkar kepala bayi usia 6 bulan dapat dikatakan tidak normal jika kurang dari 41 cm atau lebih dari 43,5 cm.
Usia 6–12 bulan: 42–45 cm. Lingkar kepala bayi terbilang tidak normal jika bayi usia 12 bulan memiliki lingkar kepala di bawah 44,5 cm atau lebih dari 46 cm.
Itulah informasi mengenai cara mengukur lingkar kepala bayi dengan benar. Lakukan pemeriksaan bersama dokter anak agar dapat mengetahui ukuran pasti dari lingkar kepala buah hati. Ibu juga dapat berkonsultasi mengenai tumbuh kembang bayi saat berkunjung. (Fitri A)
