Konten dari Pengguna

Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup dengan Benar

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup, Foto Hanya Ilustrasi: Pexels/cottonbro studio
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup, Foto Hanya Ilustrasi: Pexels/cottonbro studio

Bagi yang sedang mencari pekerjaan, ada baiknya mengetahui cara menulis daftar riwayat hidup dengan benar untuk membuat lamaran kerja agar dilirik oleh perusahaan.

Mengutip dari buku Pedoman Lengkap Menulis Surat, Adlan Ali & Tanzili, (2006:76), daftar riwayat hidup atau curriculum vitae merupakan dokumen yang berisi data pribadi terkini seperti nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, hingga kondisi kesehatan.

Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup yang Benar

Cara Menulis Daftar Riwayat Hidup, Foto Hanya Ilustrasi: Unsplash/Bram Naus

Biasanya daftar riwayat hidup diperlukan sebagai dokumen saat melamar kerja. Agar dilirik oleh perusahaan, inilah cara menulis daftar riwayat hidup dengan benar untuk membuat lamaran kerja.

1. Data Diri

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menuliskan data diri terlebih dahulu. Data diri di sini mulai dari informasi umum seperti nama, jenis kelamin, tanggal lahir, hingga status pernikahan, agama, dan kontak yang bisa dihubungi seperti email atau nomor HP.

Selain itu, data diri yang berupa deskripsi juga bisa turut dituliskan pada daftar riwayat hidup. Biasanya deskripsi ini lebih berisi tentang gambaran diri dan kemampuan dalam suatu bidang yang ditekuni.

2. Riwayat Pendidikan

Selanjutnya, tuliskan riwayat atau latar belakang pendidikan. Biasanya latar belakang pendidikan ini dimulai dari SMA hingga perguruan tinggi.

Namun, terkadang ada yang menuliskan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Jadi, sesuaikan saja dengan kebutuhan.

Menuliskan riwayat pendidikan biasanya disertai dengan nama sekolah serta durasi masa studi. Pada tingkat universitas, tuliskan juga jurusan yang diambil agar lebih spesifik.

3. Pengalaman Hidup

Cara menulis daftar riwayat hidup berikutnya adalah dengan menuliskan pengalaman yang telah dialami. Mulai dari pengalaman organisasi, sukarelawan, hingga pengalaman kerja.

Tuliskan secara singkat mengenai pengalaman tersebut. Jika menuliskan pengalaman kerja, cantumkan juga tempat kerja tersebut. Hal ini bisa menjadi pertimbangan kemampuan oleh perusahaan.

Baca juga: Cara Membuat Surat Lamaran agar Dilirik HRD

4. Kemampuan

Terakhir, tuliskan juga kemampuan yang dimiliki. Kemampuan memiliki peran penting pada sebuah daftar riwayat hidup, karena bisa menjadi salah satu pertimbangan dan memudahkan perusahaan untuk menentukan apakah lowongan pekerjaan yang dilamar cocok atau tidak.

Demikianlah informasi tentang cara menulis daftar riwayat hidup dengan benar agar surat lamaran pekerjaan bisa dilirik oleh perusahaan. Pastikan untuk menuliskan data pada daftar riwayat hidup dengan sebenar-benarnya. Selamat berusaha! (AP)

Frequently Asked Question Section

Apa itu daftar riwayat hidup?
chevron-down

Daftar riwayat hidup atau curriculum vitae merupakan dokumen yang berisi data pribadi terkini seperti nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, hingga kondisi kesehatan.

Apa yang perlu ditulis di riwayat pendidikan?
chevron-down

Menuliskan riwayat pendidikan biasanya disertai dengan nama sekolah serta durasi masa studi. Pada tingkat universitas, tuliskan juga jurusan yang diambil agar lebih spesifik.