Konten dari Pengguna

Cara Menulis Footnote dari Skripsi Sesuai dengan Aturan Penulisan

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menulis Footnote dari Skripsi. Foto: dok. Unsplash/Glenn Carstens-Peters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menulis Footnote dari Skripsi. Foto: dok. Unsplash/Glenn Carstens-Peters

Cara menulis footnote dari skripsi perlu dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan tata memahami tata cara penulisan yang benar, hasil tulisan akan bernilai valid dan sesuai dengan tata penulisan yang berlaku.

Selain itu, penulisan yang tepat juga akan membuat hasil tulisan terlihat rapi. Sebelum mengenal cara menulis yang benar, penting untuk mengetahui definisi footnote terlebih dahulu.

Cara Menulis Footnote dari Skripsi Lengkap dengan Contohnya

Ilustrasi Cara Menulis Footnote dari Skripsi. Foto: dok. Unsplash/Kaitlyn Baker

Footnote atau yang juga dikenal sebagai catatan kaki merupakan catatan yang ditulis untuk menyebutkan sumber kutipan yang digunakan dalam karya ilmiah yang disusun. Dinamakan catatan kaki karena catatan sumber ini terletak pada bagian paling bawah susunan tulisan karya ilmiah.

Mengutip dari dalam buku berjudul Metodologi Skripsi, Dr. Agus Hermanto, M.H.I., ‎Muhammad Qomarudinul Huda, M.Pd.I, ‎Ilyas Rozak Hanafi, M.Pd.I (2021:24), catatan kaki adalah catatan pada bagian bahwa halaman teks yang berisi sumber suatu kutipan.

Penulisan footnote atau catatan kaki ini memiliki fungsi yang berguna baik bagi pembaca maupun penulis yang menyusun karya ilmiah. Fungsi penulisan footnote salah satunya, yaitu untuk menguatkan pernyataan yang tertulis dalam karya ilmiah, sehingga dapat dipercaya kebenarannya.

Tak hanya itu, penulisan footnote juga dapat berguna sebagai keterangan tambahan mengenai tulisan dalam karya tulis yang disusun. Catatan kaki perlu ditulis sesuai dengan kaidah dan memenuhi aturan penulisan yang berlaku.

Komponen yang perlu ada dalam footnote antara lain nama penulis, judul tulisan, tahun terbit tulisan, nama penerbit atau kota tempat tulisan terbit jika ada, dan nomor halaman. Namun, setiap sumber yang digunakan untuk menyematkan footnote memiliki format penulisan yang berbeda.

Untuk menuliskan catatan kaki dari skripsi dibutuhkan format yang berbeda. Cara menulis footnote dari skripsi, yaitu diawali dengan Nomor kutipan penulis Nama penulis, “Judul karya skripsi (dicetak miring)” (Kota Terbit: Penerbit, Tahun Terbit), Halaman Sumber Kutipan.

Untuk memudahkan dalam menyusun catatan kaki dari skripsi, berikut ini adalah salah satu contoh footnote dari skripsi.

Hilman Rahman, Perkembangan Struktur Ekonomi Menengah di Era Kemajuan Teknologi Informasi, (Depok: Universitas Indonesia, 2009), Hal. 47.

Baca juga: 3 Cara Menulis Lamaran Kerja untuk Fresh Graduate

Itu dia cara menulis footnote dari skripsi yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam menyusun tulisan yang sesuai dengan aturan berlaku. Semoga bermanfaat. (DAP)