Cara Menyimpan ASI di Kulkas dengan Baik dan Benar

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahukah Anda bahwa ASI bisa disimpan di kulkas dan dihangatkan ketika dibutuhkan? Untuk Anda yang belum tahu, di bawah ini ada tata cara menyimpan ASI di kulkas dengan baik dan benar.
Mengutip dari situs cdc.gov, ada berbagai faktor yang memengaruhi berapa lama ASI dapat disimpan dengan aman, antara lain volume ASI, suhu ruangan saat susu diperah, fluktuasi suhu di lemari es dan freezer, serta kebersihan lingkungan.
Cara Menyimpan ASI di Kulkas agar Tahan Lama
Menyimpan air susu ibu di kulkas seperti ini cocok untuk Anda yang ingin tetap bekerja meskipun punya bayi. Berikut adalah beberapa cara menyimpan ASI di kulkas yang tepat:
1. Cara Menyimpan ASI di Kulkas Bersuhu 0-4°C
Cara menyimpan ASI di kulkas dengan suhu 0-4 derajat celcius adalah sebagai berikut:
Simpan ASI di dalam kulkas atau lemari es bersuhu 4°C hingga maksimal 3 hari.
Gunakanlah wadah seperti botol kaca atau botol yang BPA free.
ASI beku yang sudah dicairkan hanya bisa bertahan 24 jam. Lebih dari itu keamanannya sudah tidak terjamin.
ASI yang sudah dihangatkan harus diminum dalam kurun waktu 4 jam.
Apabila terdapat sisa, maka ASI harus dibuang.
Simpan ASI di bagian dalam kulkas, jangan di bagian pintu.
2. Cara Menyimpan ASI di Kulkas Bersuhu -15°C
ASI yang disimpan dalam freezer di kulkas bersuhu kurang lebih -15°C dapat bertahan hingga 2 minggu. Cara penyimpanannya sebagai berikut:
Cuci bersih wadah ASI yang akan digunakan dengan sabun dan bilas dengan air panas.
ASI beku yang sudah dicairkan tidak boleh kembali dibekukan.
ASI yang sudah dihangatkan harus diminum dan tidak boleh kembali dibekukan.
Jika terdapat sisa, maka ASI harus dibuang.
Sama seperti cara sebelumnya, simpan ASI di bagian dalam freezer dan bukan di bagian pintu.
3. Cara Menyimpan ASI di Kulkas untuk Suhu -18°C
Cara menyimpan ASI di kulkas dengan suhu -18°C adalah sebagai berikut:
Simpan ASI dalam freezer yang terletak di dalam lemari es bersuhu kurang lebih -18°C hingga 3-6 bulan.
Cuci bersih wadah ASI yang akan digunakan dengan sabun dan bilas dengan air panas.
ASI beku yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali.
ASI yang sudah dihangatkan harus diminum dan tidak boleh dibekukan kembali.
Jika terdapat sisa, maka ASI harus dibuang.
Jangan lupa untuk simpan ASI di bagian dalam freezer, jangan di bagian pintu.
4. Cara Menyimpan ASI di Freezer Tunggal
Simpan ASI dalam freezer tunggal dengan temperatur tetap, biasanya bersuhu kurang lebih -20°C hingga 6-12 bulan.
Cuci bersih wadah ASI yang akan digunakan dengan sabun dan bilas dengan air panas.
ASI beku yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali.
ASI yang sudah dihangatkan harus segera diminum dan tidak boleh dibekukan kembali.
Jika terdapat sisa, maka ASI harus dibuang.
Simpan ASI di bagian dalam freezer, jangan di bagian pintu.
Perlu diingat, jangan menyimpan ASI terlalu lama karena kandungan lemak dari ASI bisa mengalami degradasi yang mengakibatkan kualitas ASI menurun.
Demikianlah tata cara menyimpan ASI di kulkas dengan baik dan benar. Jangan lupa, sebelum memerah dan menangani ASI, pastikan tangan Anda steril, ya! (IF)
Baca Juga: 10 Cara agar ASI Melimpah secara Alami, New Mom Wajib Tahu
