Cara Menyimpan ASI Tanpa Kulkas untuk Ibu Menyusui

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ASI perah atau ASIP harus disimpan di freezer supaya kualitasnya terjaga. Namun, jika ibu sedang berada di luar rumah atau tempat yang tidak menyediakan freezer, ada cara menyimpan ASI tanpa kulkas.
Menurut www.mayoclinic.org, sebelum memompa ASI, ibunda perlu menyiapkan wadah kaca food grade yang bersih dan tertutup rapat. Jika tidak ada, ibu bisa menyiapkan wadah silikon yang tidak mengandung bahan kimia bisphenol A (BPA).
Cara Menyimpan ASI Tanpa Kulkas
Sebaiknya, ASI yang selesai diperah disimpan langsung dalam kulkas. Namun, jika kondisi tidak memungkinan bisa saja ASI disimpan dalam suhu ruang. Masa simpan ASI dalam suhu ruang jelas lebih terbatas jika dibandingkan yang disimpan dalam kulkas.
ASI yang disimpan dalam suhu ruang tidak lebih dari 25 derajat Celsius hanya bisa bertahan sekitar 4-6 jam saja. Apabila melebihi, sebaiknya ASI segera diminum atau mencari tempat penyimpanan.
Berikut ini cara untuk menyimpan ASI tanpa kulkas untuk sementara waktu:
Memompa ASI dalam jumlah sedikit, tidak perlu terlalu banyak.
Tempatkan di dalam wadah kaca atau silikon BPA Free, yang sudah dicuci dan dibersihkan.
Sesuaikan jumlah wadah penyimpanan ASI sesuai tingkat konsumsi ASI buah hati.
Memberi label setiap wadah penyimpanan ASI, misalnya wadah A diisi ASI jam 6 maka masa kadaluwarsa sekitar jam 9-11.
Menyediakan cooler bag atau insulated bag berisi ice gel pack yang beku.
Simpan ASI dalam tas khusus yang berisi beberapa ice gel pack supaya ASI dapat bertahan sedikit lebih lama.
Wadah penyimpanan ASI bisa dibungkus dengan kain dingin dan ice gel pack.
Buang ASI dari wadahnya setelah melewati masa penyimpanan selama empat sampai enam jam.
Hindari penempatan tas atau tempat penyimpanan ASI terpapar langsung dengan sinar matahari.
Alternatif lain supaya ibunda tidak perlu membuang ASI, letakkan sebagian wadah di kulkas atau freezer. Terdapat daftar acuan masa penyimpanan ASI yang dianjurkan CDC (Center for Disease Control and Prevention) dan AAP (American Academy of Pediatrics).
Berikut waktu penyimpanan dan penggunaan ASI yang benar, jika disimpan di dalam kulkas:
ASI segar yang baru dipompa 4 jam di suhu ruang, 4 hari di kulkas, dan 6-12 bulan di kulkas atau freezer.
ASI beku yang baru dicairkan 1-2 jam di suhu ruang dan 24 jam di kulkas atau freezer. ASI yang dicairkan tidak boleh dibekukan kembali.
Sisa ASI yang sudah diminum bayi, harus digunakan maksimal 2 jam setelahnya atau dibuang.
Itulah ulasan cara menyimpan ASI tanpa kulkas untuk ibu menyusui. Warna ASI yang masih segar, mungkin saja berbeda dengan ASI yang sudah disimpan dan dicairkan dalam waktu tertentu. (Fiqa)
Baca Juga: 5 Cara Memperbanyak ASI yang Sudah Sedikit secara Alami
