Konten dari Pengguna

Cara Menyimpan Ikan Kembung untuk MPASI yang Benar

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menyimpan ikan kembung untuk MPASI. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Taryn Elliott
zoom-in-whitePerbesar
Cara menyimpan ikan kembung untuk MPASI. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Taryn Elliott

Ikan kembung merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan gizi dan sering dijadikan bahan utama untuk menu MPASI (Makanan Pendamping ASI). Bagi yang sering membuatnya, ada cara menyimpan ikan kembung untuk MPASI.

Infromasi ini penting agar kandungan gizi pada ikan tetap terjaga dan aman dikonsumsi oleh bayi. Menyimpan ikan kembung dengan cara yang benar dapat membantu menjaga kesegarannya, menghindari kontaminasi, dan memastikan kualitas MPASI tetap optimal.

Cara Menyimpan Ikan Kembung untuk MPASI yang Benar

Cara menyimpan ikan kembung untuk MPASI. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/MART PRODUCTION

Banyak tahapan yang harus dilakukan untuk menyimpan ikan kembung agar tetap menjaga kualitasnya. Bagi yang sering membuat MPASI, simak cara menyimpan ikan kembung untuk MPASI berikut ini.

1. Pilih Ikan Kembung yang Segar

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih ikan kembung yang benar-benar segar. Ikan yang segar memiliki ciri-ciri mata yang bening dan tidak cekung, kulit yang kencang dan mengkilap, serta tidak mengeluarkan bau amis yang menyengat, dikutip dari buku Pengetahuan Dasar Bahan Pangan, Mulono Apriyanto, (2022)

2. Bersihkan Ikan dengan Teliti

Setelah ikan dipilih, langkah berikutnya adalah membersihkan ikan dengan hati-hati. Hilangkan sisik ikan, jeroan, dan insang yang bisa mengurangi kualitas ikan.

Pastikan untuk membuang tulang besar yang dapat menyulitkan saat penyajian MPASI, sehingga ikan siap untuk diolah atau disimpan.

3. Penyimpanan di Kulkas

Jika ikan kembung tidak segera digunakan, simpanlah di dalam kulkas. Gunakan wadah kedap udara atau bungkus dengan alumunium foil untuk mencegah ikan terkena udara dan menjaga kesegarannya.

Ikan yang disimpan di kulkas dapat bertahan selama dua hari. Letakkan ikan di bagian paling bawah kulkas, karena suhu di bagian ini lebih dingin dan ideal untuk penyimpanan bahan makanan mentah.

4. Penyimpanan di Freezer

Untuk penyimpanan jangka lebih lama, ikan kembung dapat dibekukan. Bungkus ikan dengan rapat menggunakan plastik atau alumunium foil, lalu simpan di dalam freezer.

Dengan cara ini, ikan kembung dapat bertahan hingga satu bulan tanpa kehilangan banyak nutrisi. Pastikan untuk memberikan label pada ikan dengan tanggal penyimpanan agar mudah mengetahui masa kedaluwarsa.

5. Pemanasan Sebelum Digunakan

Sebelum diberikan kepada bayi, ikan yang sudah disimpan dalam kulkas atau freezer harus dipanaskan terlebih dahulu.

Proses pemanasan bisa dilakukan dengan mengukus atau merebus ikan hingga matang sepenuhnya, untuk memastikan bahwa ikan aman untuk dikonsumsi.

Baca juga: 2 Cara Membuat Batagor tanpa Ikan, Rasanya Tetap Nikmat

Dengan mengetahui dan menerapkan cara menyimpan ikan kembung untuk MPASI yang benar, orang tua dapat memastikan bahwa MPASI yang diberikan kepada bayi tetap bergizi, aman, dan terjaga kualitasnya. Selamat mencoba! (RIZ)