Konten dari Pengguna

Cara Perkembangbiakan Kentang, Ketahui Lebih Jauh di Sini!

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara perkembangbiakan kentang, Foto oleh Markus Spiske di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara perkembangbiakan kentang, Foto oleh Markus Spiske di Unsplash

Kentang adalah salah satu makanan yang sangat populer di seluruh dunia. Namun, pernahkah kita berpikir bagaimana kentang dapat berkembang biak? Jika belum, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai cara perkembangbiakan kentang.

Kentang merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang rasanya lezat dan bernutrisi. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang baik dalam hidangan sehari-hari. Sebelum membahas cara perkembangbiakan kentang, ada baiknya kita pahami dahulu struktur tanaman kentang.

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VI Semester I, Momon Sulaeman (2006 : 56), Tanaman kentang tumbuh dari umbi batang yang terdapat di dalam tanah. Cara perkembangbiakan tanaman kentang ini terjadi melalui penyerbukan yang disebut perkembangkan vegetatif.

Begini Cara Perkembangbiakan Kentang

Ilustrasi cara perkembangbiakan kentang, Foto oleh Markus Spiske di Unsplash

Ketika kentang berbunga, mereka akan menghasilkan buah kecil yang disebut tomatillo. Biasanya petani menggunakan cara perkembangbiakan kentang ini untuk menghasilkan varietas baru. Biji kentang dapat ditanam langsung di dalam pot dengan tanah yang subur. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat diikuti dalam pemisahan umbi:

Pilih umbi kentang yang sehat, bebas dari penyakit. Sebaiknya, pilih umbi dengan ukuran sedang sampai besar, karena memiliki cadangan energi yang cukup untuk tumbuh.

  1. Siapkan lahan dengan tanah subur.

  2. Gunakan pisau tajam dan bersih untuk memotong umbi menjadi beberapa bagian. Setiap bagian memiliki tunas dan akar yang berkembang. Setiap umbi memiliki berat sekitar 20-30 gram supaya pertumbuhannya baik.

  3. Tanam bagian-bagian umbi dengan kedalaman sekitar 10-15 cm. Tunas menghadap ke atas, jarak antara tanaman sekitar 30-40 cm supaya memiliki ruang cukup untuk tumbuh.

  4. Siram kentang dengan cukup. Tanah tetap lembab, namun jangan terlalu basah.

  5. Kentang biasanya membutuhkan 70-120 hari setelah penanam untuk mencapai kematangan.

  6. Gali umbi dari dalam tanah dengan hati-hati menggunakan cangkul atau tangan, hindari merusak umbi ketika penggalian.

  7. Simpan umbi akar dari tanaman.

  8. Jemur umbi di tempat teduh dan kering selama beberapa jam untuk mengeringkan permukaannya. Simpan umbi dalam wadah bersih, ditempat sejuk dan juga gelap.

Dapat disimpulkan dalam cara perkembangbiakan kentang harus memperhatikan kondisi tanah, air, nutrisi dan perlindungan hama. Ini sangat penting untuk memastikan perkembangan tanaman ini dengan baik. (nov)

Baca juga: 3 Cara Membuat Kentang Mustofa, Enak dan Renyah