Cara Sholat di Kereta Api saat Mudik untuk Umat Islam

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara sholat di kereta api wajib diketahui setiap umat Islam ketika mudik. Ya, ketika melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan moda transportasi kereta api, umat Islam tetap bisa menjalankan kewajibannya dengan benar dan khusyuk.
Berdasarkan buku Muro’tal Ibadah Fi At-Thoharah Wa Sholat, Ibnu Asrori Najib, dkk., (2021:45), sholat merupakan kewajiban yang tidak dapat ditinggalkan bagi umat Islam yang sudah mukalaf.
Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui tata cara sholat di kendaraan termasuk kereta api saat sedang bepergian jauh.
Cara Sholat di Kereta Api saat Mudik
Simak tata cara sholat di kereta api berikut ini sebelum melakukan perjalanan mudik dengan kereta api.
Berdasarkan buku Fikih Sunnah Jilid 1, Sayyid Sabiq (2017:549), sholat dalam kereta api, kapal laut, dan pesawat terbang sah hukumnya dan diperbolehkan dengan cara apa pun.
Hal itu didasarkan pada sabda Rasulullah SAW tentang sholat di kapal laut yang berbunyi:
“Shalatlah dalam keadaan berdiri, kecuali apabila kamu takut tenggelam.” (HR. Daraquthni)
Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 239 tentang kemudahan sholat dalam perjalanan, sebagai berikut:
فَإِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا أَوْ رُكْبَانًا ۖ فَإِذَآ أَمِنتُمْ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَمَا عَلَّمَكُم مَّا لَمْ تَكُونُوا۟ تَعْلَمُونَ
Artinya: “Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.”
Mengutip dari buku Kitab Lengkap Panduan Shalat, M. Khalilurrahman Al-Mahfani MA, dkk., (2016), sholat di atas kendaraan tetap harus menghadap kiblat.
Akan tetapi, apabila tidak memungkinkan, maka bisa sholat bisa dilaksanakan sesuai dengan arah kendaraan.
Sebagaimana hadits dari Anas bin Malik yang artinya: “Bahwa jika Rasulullah dalam perjalanan dan ingin shalat sunah, maka ia menghadapkan ontanya ke arah kiblat, lalu takbir kemudian shalat ke arah mana saja onta mengarah.” (HR. Abu Dawud)
Selain itu, apabila memungkinkan, umat Islam wajib hukumnya untuk melaksanakan sholat di kereta dengan posisi berdiri. Terlebih sekarang sudah banyak kereta api jarak jauh yang menyediakan fasilitas mushola yang memadai di dalam gerbongnya.
Demikianlah tata cara sholat di kereta api yang harus diketahui umat Islam. Pastikan untuk senantiasa mengerjakan sholat dengan tepat waktu. (Adm)
Baca juga: Cara Sholat Jamak Magrib dan Isya di Waktu Magrib
