Konten dari Pengguna

Cara Sholat Gerhana Bulan yang Benar

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Sholat Gerhana Bulan. (Ilustrasi Foto: Unsplash/Positive Moslem Attitude)
zoom-in-whitePerbesar
Cara Sholat Gerhana Bulan. (Ilustrasi Foto: Unsplash/Positive Moslem Attitude)

Cara sholat gerhana bulan wajib diketahui Muslim, karena Nabi SAW. menganjurkan sholat sunnah saat terjadinya fenomena alam, seperti gerhana bulan.

Dalil sholat gerhana bulan bisa ditemukan pada Hadist Riwayat Bukhari no. 1044: "sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah.."

"Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah".

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Sesuai Fiqih

Cara Sholat Gerhana Bulan.(Ilustrasi Foto: Unsplash/Nazreen Banu)

Berikut tata cara sholat gerhana bulan yang sesuai dengan kaidah fiqih untuk mengerjakan sunnah Nabi SAW:

1. Cara Sholat Gerhana Bulan Berjamaah

  1. Ketahui niat sholat gerhana bulan. Ushallî sunnatal khusûf rak'ataini imâman/makmûman lillâhi ta'âlâ (Saya berniat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT).

  2. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa dan pada takbiratul ihram lafalkan niat dalam hati.

  3. Membaca doa iftitah dan surah Al-Fatihah, setelah itu dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) secara jelas (dikeraskan suaranya, seperti sholat jamaah subuh, maghrib, atau isya).

  4. Rukuk dan baca tasbih rukuk

  5. Bangkit dari rukuk atau i'tidal dan mengucapkan "Sami'allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd"

  6. Pada sholat gerhana bulan setelah i'tidal ini tidak langsung sujud, tetapi diteruskan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Quran. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

  7. Rukuk kembali (rukun kedua) yang panjangnya lebih pendek dari rukuk sebelumnya.

  8. Kemudian bangkit lagi dari rukuk (i'tidal)

  9. Selanjutnya lakukan sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud dan lanjut sujud kembali.

  10. Setelah bangkit dari sujud, diteruskan dengan mengerjakan raka'at kedua sebagaimana raka'at pertama, yang membedakan hanya bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

  11. Lakukan seperti sholat pada umumnya dan akhiri dengan salam. Khotib akan menuntun untuk berzikir, berdoa, beristighfar serta disunahkan untuk bersedekah.

2. Cara Shalat Gerhana Sendirian

  1. Sebelum melaksanakan shalat, lafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut: Ushallî sunnatal khusûf rak'ataini lillâhi ta'âlâ.

  2. Untuk melafalkan niat di atas dilakukan dalam hati saat takbiratul ihram.

  3. Takbiratul ihram sambil membaca niat.

  4. Dilanjut dengan membaca surah Al-Fatihah.

  5. Setelah itu lanjut baca salah satu surah pendek Al-Quran dengan cara sir (perlahan atau mengecilkan suara.

  6. Rukuk membaca tasbih.

  7. Itidal.

  8. Bangkit lagi lalu membacq ta'awudz dan Surat Al-Fatihah.

  9. Setelahnya membaca salah satu surat pendek Al-Quran dengan sir (perlahan)

  10. Lakukan rukuk dan i'tidal lalu sujud.

  11. Sujud pertama diikuti membaca tasbih

  12. Bangun dan duduk di antara dua sujud

  13. Sujud kedua sembari membaca tasbih

  14. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.

  15. Lakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama hingga diakhir dengan salam.

Cara sholat gerhana bulan sendirian bisa dilanjutkan dengan berzikir dan memohon ampunan. Selain sholat sunnah, saat gerhana bulan dianjurkan juga bersedekah.

Baca juga: Tata Cara Sholat Dhuha bagi Pemula