Konten dari Pengguna

Cara Tensi yang Benar untuk Ukur Tekanan Darah

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi Cara Tensi yang Benar untuk Ukur Tekanan Darah. Unsplash/CDC.
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi Cara Tensi yang Benar untuk Ukur Tekanan Darah. Unsplash/CDC.

Dalam menjaga kesehatan, terdapat banyak aspek yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah tekanan darah. Memahami cara tensi yang benar untuk mengukur tekanan darah sangatlah penting, karena tekanan darah memiliki peranan krusial dalam kesehatan tubuh kita.

Mengutip Sehat Tanpa Dokter oleh Romy Aditya (2016: 46), tekanan darah adalah tenaga yang dikeluarkan oleh darah untuk dapat mengalir melalui pembuluh darah. Satuan yang digunakan dalam pengukuran tekanan darah dinyatakan dengan mmHg.

Mengukur tekanan darah tidak hanya penting bagi mereka yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau rendah, tetapi juga sebagai langkah pencegahan dan pemantauan kesehatan secara umum.

Cara Tensi yang Benar untuk Mengukur Tekanan Darah

ilustrasi Cara Tensi yang Benar untuk Ukur Tekanan Darah. Unsplash/CDC.

Mengukur tekanan darah sebaiknya dilakukan secara rutin dan akurat, sehingga kita bisa mendeteksi adanya perubahan yang mungkin menandakan kondisi kesehatan yang harus diwaspadai.

Berikut ini cara tensi yang benar untuk ukur tekanan darah dengan menggunakan alat tensi manual.

  1. Yang pertama, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer dengan benar terlebih dahulu

  2. Silakan posisikan orang yang akan diukur tekanan darahnya agar santai

  3. Letakkan lengan yang akan diukur dengan posisi telentang di meja, bisa lengan kanan atau kiri, singsingkan lengan pakaian yang akan diukur

  4. Pasang manset pada lengan sekitar tiga centimeter di atas lipatan lengan, jangan terlalu ketat maupun longgar

  5. Lalu, pompa balon udara manset sampai denyut nadi arteri radialis tidak teraba

  6. Pompa terus sampai manometer setinggi 20 mmHg lebih tinggi dari titik denyut nadi arteri radialis tidak teraba

  7. Pasang earphone stetoskop ke telinga, selipkan cakram stetoskop di bagian manset yang sudah terpasang di lengan

  8. Baru kempiskan balon udara manset secara perlahan dan berkesinambungan dengan cara memutar sekrup pada pompa udara berlawanan dengan arah jarum jam

  9. Saat udara keluar dari manset, dengarkan baik-baik detak jantung pertama yang terdengar dari stetoskop dan perhatikan angka di alat tensi manual, angka ini menunjukkan tekanan sistolik

  10. Lalu, lanjutkan untuk mengempiskan manset.

  11. Setelah itu, dengarkan kembali detak jantung yang berhenti di beberapa titik dan perhatikan angka di alat tensi manual, angka tersebut adalah tekanan diastolik

  12. Silakan catat hasil mengukur tekanan darah sistolik dan diastolik dengan alat tensi manual tersebut, misalkan 120/80 mmHg

Jika ingin mendapatkan hasil yang lebih akurat, ulangi lagi cara cara tensi yang benar untuk ukur tekanan darah di atas selang dua sampai tiga menit dari pengukuran pertama.

Baca Juga : 5 Cara Melancarkan Peredaran Darah dalam Tubuh