Rumus dan Cara Menghitung Inflasi dengan Tepat

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung inflasi dengan tepat sangat penting untuk dipahami. Perhitungan laju inflasi yang tepat akan membantu dalam menentukan keputusan keuangan yang sesuai bagi perekonomian suatu negara.
Selain memahami cara menghitungnya, pahami juga apa pengertian dan faktor penyebabnya. Ketahui juga apa dampak inflasi bagi masyarakat.
Rumus dan Cara Menghitung Inflasi
Apa itu inflasi? Mengutip dari Buku Pintar Pelajaran SMA/MA IPS 6 in 1, Tim Guru Indonesia (2010:17), inflasi adalah banyaknya jumlah uang yang beredar sehingga nilai mata uang menjadi turun dan terjadi kenaikan harga barang.
Sedangkan laju inflasi merupakan persentase kenaikan harga yang diukur berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK). Berikut rumus dan cara menghitung inflasi.
Rumus: Laju Inflasi = [(IHK periode ini – IHK periode sebelumnya) / IHK periode sebelumnya] x 100%
Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh soal dan cara menghitungnya.
Data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistika (BPS) menunjukkan peningkatan IHK dari bulan Juli ke bulan Agustus 2023. IHK pada bulan Juli berada di angka 117,47, sedangkan IHK pada bulan Agustus berada di angka 117,80. Berapa laju inflasi pada bulan Agustus 2023?
Jawaban:
Laju Inflasi = [(IHK periode ini – IHK periode sebelumnya) / IHK periode sebelumnya] x 100%
Laju Inflasi = [(117,80 – 117,47) / 117,47) x 100% = 2,8%
Dampak dan Faktor Penyebab Inflasi
Laju inflasi yang meningkat akan memberikan dampak buruk. Salah satunya adalah biaya belanja tetap, sedangkan barang atau jasa yang didapatkan semakin sedikit. Inflasi dapat terjadi karena beberapa faktor tertentu. Berikut adalah penjelasannya.
1. Biaya Produksi Meningkat
Harga barang pokok akan meningkat apabila biaya produksi yang dibutuhkan mengalami kenaikan. Inflasi akan terjadi saat harga bahan baku meningkat sehingga biaya produksi ikut meningkat. Selain itu, stok bahan baku yang terbatas juga dapat menimbulkan inflasi.
2. Permintaan Barang Naik
Inflasi juga dapat terjadi jika permintaan barang meningkat di pasar. Kenaikan permintaan tersebut dapat disebabkan oleh kewajiban memenuhi kebutuhan negara seperti belanja pemerintah, permintaan barang ekspor, dan permintaan barang untuk pihak swasta.
3. Terlalu Banyak Uang yang Beredar
Faktor penyebab inflasi berikutnya adalah terlalu banyak uang yang beredar. Jika uang yang beredar melebihi kebutuhan masyarakat, maka laju inflasi tidak dapat dikendalikan.
Baca juga: Cara Menghitung Growth Ratio dalam Bisnis
Rumus dan cara menghitung inflasi dengan tepat tersebut dapat dipelajari. Selain itu, pahami juga dampak dan faktor penyebab terjadinya inflasi untuk menambah wawasan. (KRIS)
