Konten dari Pengguna

Rumus dan Cara Menghitung Inflasi dengan Tepat

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Cara Menghitung Inflasi. Sumber: Unsplash/Aaron Lefler
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Cara Menghitung Inflasi. Sumber: Unsplash/Aaron Lefler

Cara menghitung inflasi dengan tepat sangat penting untuk dipahami. Perhitungan laju inflasi yang tepat akan membantu dalam menentukan keputusan keuangan yang sesuai bagi perekonomian suatu negara.

Selain memahami cara menghitungnya, pahami juga apa pengertian dan faktor penyebabnya. Ketahui juga apa dampak inflasi bagi masyarakat.

Rumus dan Cara Menghitung Inflasi

Ilustrasi untuk Cara Menghitung Inflasi. Sumber: Unsplash/Giorgio Trovato

Apa itu inflasi? Mengutip dari Buku Pintar Pelajaran SMA/MA IPS 6 in 1, Tim Guru Indonesia (2010:17), inflasi adalah banyaknya jumlah uang yang beredar sehingga nilai mata uang menjadi turun dan terjadi kenaikan harga barang.

Sedangkan laju inflasi merupakan persentase kenaikan harga yang diukur berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK). Berikut rumus dan cara menghitung inflasi.

Rumus: Laju Inflasi = [(IHK periode ini – IHK periode sebelumnya) / IHK periode sebelumnya] x 100%

Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh soal dan cara menghitungnya.

Data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistika (BPS) menunjukkan peningkatan IHK dari bulan Juli ke bulan Agustus 2023. IHK pada bulan Juli berada di angka 117,47, sedangkan IHK pada bulan Agustus berada di angka 117,80. Berapa laju inflasi pada bulan Agustus 2023?

Jawaban:

Laju Inflasi = [(IHK periode ini – IHK periode sebelumnya) / IHK periode sebelumnya] x 100%

Laju Inflasi = [(117,80 – 117,47) / 117,47) x 100% = 2,8%

Dampak dan Faktor Penyebab Inflasi

Ilustrasi untuk Cara Menghitung Inflasi. Sumber: Unsplash/Alexander Grey

Laju inflasi yang meningkat akan memberikan dampak buruk. Salah satunya adalah biaya belanja tetap, sedangkan barang atau jasa yang didapatkan semakin sedikit. Inflasi dapat terjadi karena beberapa faktor tertentu. Berikut adalah penjelasannya.

1. Biaya Produksi Meningkat

Harga barang pokok akan meningkat apabila biaya produksi yang dibutuhkan mengalami kenaikan. Inflasi akan terjadi saat harga bahan baku meningkat sehingga biaya produksi ikut meningkat. Selain itu, stok bahan baku yang terbatas juga dapat menimbulkan inflasi.

2. Permintaan Barang Naik

Inflasi juga dapat terjadi jika permintaan barang meningkat di pasar. Kenaikan permintaan tersebut dapat disebabkan oleh kewajiban memenuhi kebutuhan negara seperti belanja pemerintah, permintaan barang ekspor, dan permintaan barang untuk pihak swasta.

3. Terlalu Banyak Uang yang Beredar

Faktor penyebab inflasi berikutnya adalah terlalu banyak uang yang beredar. Jika uang yang beredar melebihi kebutuhan masyarakat, maka laju inflasi tidak dapat dikendalikan.

Baca juga: Cara Menghitung Growth Ratio dalam Bisnis

Rumus dan cara menghitung inflasi dengan tepat tersebut dapat dipelajari. Selain itu, pahami juga dampak dan faktor penyebab terjadinya inflasi untuk menambah wawasan. (KRIS)