Konten dari Pengguna

Tata Cara Mandi Besar Setelah Haid yang Wajib Diketahui Muslimah

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mandi besar setelah haid, Foto oleh Dila Ningrum di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mandi besar setelah haid, Foto oleh Dila Ningrum di Unsplash

Sebagai agama yang sempurna, Islam mengatur tata cara mandi besar setelah haid. Cara tersebut sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, dan sebagai muslimah yang telah mengalami masa haid tentu disunahkan untuk mengikuti petunjuk tersebut.

Selain mendapatkan pahala, menjalankan segala bimbingan yang datang dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam juga akan mendatangkan kebaikan dunia akhirat. Tentunya mendatangkan manfaat juga bagi kesehatan dan kebersihan wanita.

Tata Cara Mandi Besar Setelah Haid Menurut Sunnah

Ilustrasi cara mandi besar setelah haid, Foto oleh SCREEN POST di Unsplash

Di bawah ini tata cara mandi besar setelah haid bagi muslimah sesuai dengan yang disebutkan dalam HR.Bukhari yang berbunyi:

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa Asma’ binti yazid pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tentang cara mandi wanita haid, Beliau menjawab, "Ambillah air dan daun bidara lalu wudhulah dengan sebaik-baiknya. Kemudian siramkan air di atas kepala dan gosoklah dengan kuat sampai meresap ke akar-akar rambutnya."

Setelah itu, tuangkan air sekali lagi di atasnya. Setelah itu, ambillah sepotong kapas yang sudah dibubuhi minyak wangi, lalu gosokkan pada bagian tempat keluarnya darah haid hingga suci dan wangi."

Asma' bertanya lagi, "Bagaimanakah cara menyucikannya? " Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. menjawab, "Maha Suci Allah! Bersucilah dengan kapas itu!" Aisyah berkata seakan-akan berbisik ke arah telinga Asma, "Gosokkanlah kapas yang telah kamu bubuhi dengan minyak wangi ke bagian keluarnya darah (baca: kemaluan)."

Perlu diketahui juga, dikutip dari buku Fikih Sunnah - Jilid 1, Sayyid Sabiq, (2021:130), seorang wanita yang mandi karena haid atau nifas, disunnahkan mengambil sepotong kapas atau benda lain yang sejenis, kemudian membubuhinya dengan minyak wangi.

Setelah itu, kapas tersebut digosokkan pada tempat keluarnya darah (kemaluan) agar ia menjadi harum dan aroma yang tidak sedap hilang.

Kesimpulan

Jadi kesimpulan dari cara mandi setelah haid yakni:

  • Mengambil air dan sabun,

  • Kemudian berwudhu

  • Menyiramkan air ke atas kepala

  • Selanjutnya menggosok-gosok kepala dengan kuat hingga air sampai pada tempat tumbuhnya rambut

  • Menyiramkan air ke seluruh badan

  • Mengambil secarik kain atau kapas (atau semisalnya) lalu diberi minyak wangi kasturi atau semisalnya kemudian mengusap bekas darah (kemaluan) dengannya

Baca juga: Cara Menghilangkan Nyeri Haid dengan Cepat

Sebelum melakukan tata cara mandi besar setelah haid di atas tadi pastikan untuk niat mandi wajib setelah haid di dalam hati, agar amalannya semakin sempurna. (nov)