Tata Cara Mandi Setelah Nifas, Umat Islam Wajib Tahu

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mandi setelah nifas merupakan sebuah kewajiban bagi umat Islam yang harus dilakukan bagi wanita setelah melahirkan. Untuk itu, ada serangkaian tata cara mandi setelah nifas yang harus dilakukan sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.
Mandi nifas ini bisa dilakukan setelah masa nifas selesai. Mandi setelah nifas terdiri dari beberapa langkah, seperti niat, mengucapkan doa, mencuci seluruh tubuh, termasuk rambut, wajah, dan anggota tubuh lainnya.
Namun, sebelum itu, ada baiknya untuk mengetahui arti dari nifas, dan apa pandangannya dalam Islam terlebih dulu.
Apa Itu Nifas?
Dikutip dari buku yang berjudul Kitab Haid, Nifas dan Istihadah, Sayyid Abdurrahman bin Abdullah bin Abdul Qadir Assegaf, Abdul Majid, Lc, (halaman26), nifas adalah darah yang keluar (dari farji wanita) setelah kekosongan rahim dari kehamilan.
Darah yang disebutkan tadi baru dapat disebut nifas bilamana keluar setelah melahirkan. Maksudnya, sebelum lewat 15 hari dari persalinan. Batas maksimal keluarnya darah nifas yaitu 40 hari.
Tata Cara Mandi setelah Nifas
Menurut dari buku Kitab Lengkap dan Praktis Fiqh Wanita, Abdul Syukur Al-Azizi, (2017:65-66), berikut ini tata cara mandi setelah nifas bagi wanita yang disunnahkan sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Niat: Nawaitul ghusla liraf'il hadastil akbari minan nifaasi fardhan lillaahi ta'aalaa. "Aku niat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar disebabkan nifas karena Allah Ta'ala."
Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.
Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.
Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan sabun atau yang sejenisnya.
Berwudhu yang sempurna seperti ketika hendak salat.
Menyiramkan air ke atas kepala sebanyak tiga kali.
Mengguyurkan air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut atau kulit kepala dengan menggosok-gosokkannya dan menyela-nyelanya (tidak wajib bagi wanita untuk mengurai ikatan rambutnya).
Mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.
Itulah tata cara mandi setelah nifas yang harus diketahui umat Islam. Pada masa nifas tersebut dilarang untuk salat dan puasa. (Diah)
Baca juga: Cara-cara Wudhu yang Benar Menurut Islam
