Konten dari Pengguna

Tata Cara Memasang Materai yang Benar agar Tidak Mudah Lepas

Tips dan Trik

Tips dan Trik

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Memasang Materai. Foto: Unsplash/Van Tay Media
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Memasang Materai. Foto: Unsplash/Van Tay Media

Bagaimana tata cara memasang materai yang benar? Memasang materai tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Karena, suatu dokumen yang ditandatangani di atas materai merupakan bukti bahwa kedua belah pihak telah sepakat atas perjanjian yang berdasarkan kekuatan hukum.

Menurut situs djkn.kemenkeu.go.id, materai adalah label atau carik dalam bentuk tempel, elektronik, atau bentuk lainnya yang memiliki ciri dan mengandung unsur pengaman yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, yang digunakan untuk membayar pajak atas dokumenik.

Untuk itu, dalam proses pemasangan materai tentu ada tata caranya yang harus diikuti agar materai yang ditempelkan tidak mudah lepas.

Tata Cara Memasang Materai yang Benar

Ilustrasi Cara Memasang Materai. Foto: Unsplash/2H Media

Cara memasang materai sebenarnya cukup sederhana, berikut langkah-langkah yang harus diikuti untuk memasang materai pada dokumen penting:

1. Beli Materai yang Asli

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membeli meterai yang asli di tempat yang sudah terpercaya. Bea meterai yang diatur oleh pemerintah saat ini adalah berjumlah 10.000 untuk satu dokumen.

Mengingat saat ini banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab, pastikan juga stempel yang akan ditempelkan dibeli dari sumber yang sah dan masih berlaku. Satu stempel hanya bisa digunakan untuk satu dokumen.

Biasanya, dokumen yang akan dikenakan biaya materai yaitu akta notaris, surat hibah, surat perjanjian, surat berharga, dan dokumen yang memuat jumlah uang di atas nominal tertentu.

2. Pastikan Tidak Ada Noda di Permukaan Dokumen

Sebelum menempelkan meterai pada dokumen, pastikan bahwa di atas permukaannya tidak ada noda, debu, atau kotoran yang menempel.

Hal ini penting untuk dilakukan agar proses penempelan materai bisa lebih mudah dan merekat dengan sempurna tanpa ada gangguan noda di bawahnya.

Karena, perekat pada bagian belakang stempel akan sulit menempel pada permukaan yang tidak rata atau ada kotoran seperti debu.

3. Basahi Bagian Belakang Materai agar Lengket

Setelah memastikan bahwa sudah tidak ada kotoran pada permukaan dokumen yang akan ditempel materai, silakan untuk membasahi bagian belakang meterai.

Kertas stempel yang terbuat dari bahan kertas UV dull bisa ditempelkan ketika diberikan sedikit air atau lem. Kertas tersebut tidak bisa menempel jika bagian belakang kertas tidak diberi perekat seperti air ataupun lem.

4. Tempelkan Materai dengan Hati-hati

Jika bagian belakang sudah diberi perekat, silakan menempelkan kertas stempel tersebut pada dokumen yang akan diberi materai. Tekan dengan cukup kuat dan tahan selama beberapa detik agar perekatannya dapat berfungsi dengan baik.

Baca juga: Cara Memasukan Tanda Tangan Ke Word dengan Mudah

Itulah tata cara memasang materai yang benar. Sebagai catatan, hindari melepas kertas stempel yang sudah tertempel karena bisa mengakibatkan kertas menjadi sobek dan terlihat tidak rapi. (Diah)