Tata Cara Sholat Ashar yang Wajib Diketahui Muslim

Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara sholat Ashar yang baik dan benar wajib diketahui oleh setiap Muslim, agar dapat mendirikan ibadah sesuai anjuran ilmu fiqih.
Allah SWT berfirman dalam Surah Hud ayat 114, yang artinya, "Dirikanlah sholat pada kedua ujung hari (pagi dan petang) dan pada bagian-bagian malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik menghapus kesalahan-kesalahan. Itu adalah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah)."
Tata Cara Sholat Ashar Sesuai Kaidah Fiqih
Untuk kesempurnaan dalam mendirikan sholat, ikuti tata cara sholat Ashar sesuai kaidah fiqih di bawah ini:
1. Niat
Berniat dalam hati untuk melaksanakan sholat Ashar karena Allah. Niat ini dapat diucapkan di dalam hati dan tidak perlu dilafalkan.
2. Berdiri
Berdiri dengan kaki rapat jika mampu, tangan di sisi, dan pandangan fokus ke tempat sujud. Bagi yang tidak mampu berdiri, maka bisa duduk.
3. Takbiratul Ihram
Mengangkat tangan sejajar dengan bahu atau telinga sambil mengucapkan "Allahu Akbar" (Allah Mahabesar). Kemudian, meletakkan tangan di dada sebelah kanan di atas tangan sebelah kiri.
Pada takbiratul ihram, ucapkan niat sholat Ashar "Ushallī fardha al-'ashri arba'a raka'ātin mustaqbilal qiblati adā'an lillāhi ta'ālā." Artinya: Saya melaksanakan shalat fardhu Ashar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.
4. Membaca Doa Iftitah
Membaca doa iftitah menjadi sunnah dalam sholat. Adapun doa iftitah yang umumnya diajarkan sebagai berikut: Allaahu akbaru kabiiraw walhamdu lillaahi katsiiraw wa subhaanallaahi bukrataw-wa asiila.
Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardh haniifam-muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin. Inna sholaatii wa nusukii wa yahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.”
5. Membaca Surah Al-Fatihah
Membaca Surah Al-Fatihah setelah doa iftitah. Surah Al-Fatihah merupakan surah wajib dalam setiap rakaat sholat.
6. Membaca Surah atau Ayat Tambahan
Setelah membaca Al-Fatihah, disunnahkan membaca surah atau ayat tambahan dari Al-Qur'an. Biasanya, surah yang lebih panjang dibaca pada rakaat pertama, dan surah yang lebih pendek dibaca pada rakaat kedua.
7. Rukuk
Menundukkan tubuh ke depan, dengan punggung rata, tangan di atas lutut, dan membaca dzikir rukuk "Subhanallah Rabbiyal 'Azim" (Mahasuci Allah, Tuhanku Yang Maha Agung).
8. I'tidal
Kembali ke posisi berdiri setelah rukuk, dengan tangan di sisi dan menyebutkan "Sami'Allahu liman hamidah" (Allah mendengar orang yang memuji-Nya).
9. Sujud
Menyujudkan dahi, hidung, kedua tangan, lutut, dan ujung jari kaki ke lantai. Selama sujud, membaca dzikir sujud "Subhanallah Rabbiyal A'la" (Mahasuci Allah, Tuhanku Yang Mahatinggi).
10. Duduk di Antara Dua Sujud
Duduk di antara dua sujud dengan posisi kaki kiri di bawah dan kaki kanan tegak, tangan di atas paha dan membaca dzikir "Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii".
11. Sujud Kedua
Kembali ke posisi sujud untuk sujud yang kedua, dengan membaca dzikir sujud seperti pada langkah 9.
12. Tasyahud Awal
Berikutnya, lanjutkan dengan gerakan tasyahud awal. Ini dilakukan ketika rakaat kedua pada sholat Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.
Adapun doa tasyahud awal sebagai berikut: "Attahiyyatul mubarakaatush sholawaatuth thayyibatu lillah. Assalamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu alaina wa ala ibadillahis salihin. Asyhadu alla ilaha illallah. Wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah.
13. Tasyahud Akhir
Sebelum mengakhiri pada setiap sholat wajib, lakukan tasyahud akhir. Bacalah doa sebagai berikut: "Allahuma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa shalaita 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibrahim innaka hamidum majiid
Allahuma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarakta 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibrahim innaka hamidum majiid."
14. Salam
Setelah membaca doa tasyahud akhir, maka sholat wajib diakhiri dengan salam, yaitu cara menggerakkan kepala ke kanan dan kiri sambil membaca "Assalamualaikum wa rahmatullahi wabaraktuh."
Seperti halnya sholat yang lain, tata cara sholat Ashar harus dilakukan dengan tertib. (Andi)
Baca Juga: Tata Cara Sholat Wajib, Umat Muslim Harus Tahu
