Konten dari Pengguna

Tata Cara Sholat yang Benar beserta Syaratnya

Tips dan Trik
Memproduksi artikel seputar tutorial dan tips.
25 Mei 2023 13:02 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Tips dan Trik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Tata Cara Sholat yang Benar, Unsplash/Rachid Oucharia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tata Cara Sholat yang Benar, Unsplash/Rachid Oucharia
ADVERTISEMENT
Amal perbuatan manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah sholat. Maka dari itu, penting untuk mengetahui tata cara sholat yang benar sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad SAW., adapun sholat yang wajib dilakukan dalam sehari yakni 5x.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari laman dki.kemenag.go.id, “Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat.” (HR. Bukhari). Oleh karena itu, hendaknya kaum muslimin mengikuti gerakan-gerakan sholat yang di ajarkan oleh nabi Muhammad Saw.

Syarat Sah Sholat

Ilustrasi Syarat Sah Sholat, Unsplash/Masjid Pogung Dalangan
Dikutip dari laman an-nur.ac.id, adapun beberapa syarat sah sholat:

Tata Cara Sholat yang Benar

Ilustrasi Tata Cara Sholat yang Benar, Unsplash/Mosquegrapher
Berikut ini tata cara sholat yang benar yang bisa dilakukan oleh umat muslim sesuai dengan syariat Islam:

1. Mengambil Wudhu (Bersuci)

Sebelum melakukan sholat harus membersihkan diri terlebih dahulu, karena salah satu syarat sah sholat adalah wudhu.

2. Menghadap ke Arah Kiblat

Setelah bersuci atau wudhu selanjutnya adalah berdiri menghadap kiblat sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits:
ADVERTISEMENT
إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَأَسْبِغُ الْوُضُوءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلْ الْقِبْلَةَ
Artinya:
“Bila engkau hendak mengerjakan sholat, maka wudhulah secara sempurna terlebih dahulu, kemudian menghadaplah ke arah kiblat.” (HR Bukhari & Muslim).

3. Takbiratul Ihram

Kemudian membaca takbiratul ihram dengan mengangkat tangan setinggi bahu dan mengucapkan kalimat الله اكبر dibarengi membaca niat dalam hati.

4. Membaca Doa Iftitah

Selanjutnya adalah membaca doa Iftitah, adapun bacaannya yakni:
اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا
اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Artinya:
Allahu Akbar Kabira Wal hamdu lillaahi Katsiiraa, Wasubhaanallaahi Bukratan Wa Asyiilaa. Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fathoros Samaawaati Wal Ardho Haniifan Musliman Wa maa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusuki Wamahyaaya Wamamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariika lahu wa Bidzaalika Umirtu wa Ana Minal kepada seorang muslim.
ADVERTISEMENT

5. Membaca Surat Alfatihah

Sebagai surat yang pertama dalam Al-Qur'an dan diturunkan di Makkah, maka surat ini tergolong sebagai surat makiyah. Surat ini terdiri dari 7 ayat.

6. Membaca Ayat Suci Al-Qur'an

Dibaca setelah membaca surat alfatihah misalnya membaca surat Al-Ikhlas diperbolehkan membaca satu ayat Al-Qur'an saja.

7. Ruku’ Danap

Ruku' adalah gerakan menunduk sebagai hamba kepada sang Pencipta yang dilakukan sebelum kemudian benar-benar bersujud di hadapan Allah SWT.

8. I’tidal dengan Tuma’ninah

I'tidal adalah gerakan bangun dari ruku' dengan cara berdiri tegak. Sementara tuma’ninah adalah keadaan tenang, sebagai syarat untuk mencapai kekhusyuan dalam sholat. Jadi, berdirilah dengan tenang.

9. Sujud

Usai melakukan i'tidal dan tuma’ninah, bersujudlah.

10. Duduk

Duduklah di antara dua sujud.

11. Bersujud Lagi dan Tuma’ninah

Kemudian, bersujud lagi dengan tenang.

12. Duduk Tasyahud Awal

Tasyahud atau dikenal juga sebagai at-Tahiyyat adalah bagian dari bacaan sholat ketika seseorang duduk di tanah menghadap kiblat.
ADVERTISEMENT
Tindakan ini merupakan simbol memuliakan Allah, Rasulullah Saw., dan hamba-hamba Allah yang saleh. Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan dua kalimat syahadat dan bacaan selawat.
Tahiyat awal dilakukan pada rakaat kedua dengan meletakkan pantat di kedua tumit yang ditegakkan.

13. Duduk Tasyahud Akhir

Tahiyat akhir adalah duduk tahiyat di rakaat terakhir dalam sholat. Pada ibadah sholat zuhur, ashar, dan isya, tahiyat akhir dilaksanakan rakaat keempat.
Sementara pada sholat ubuh, tahiyat akhir dilaksanakan pada rakaat kedua.
Bacaannya:
"At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. As salaamu'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu'alaina wa'alaa ibaadillaahishaalihiin. asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah.
Aallaahumma shalli'alaa muhammad, wa'alaa aali muhammad. kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. Wabaarik'alaa muhammad wa alaa aali muhammad. kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil'aalamiina innaka hamiidum majiid."
ADVERTISEMENT

14. Mengucapkan Salam

Terakhir, ucapkan salam "Assalamualaikum wa rahmatullah."
Itulah tata cara sholat yang benar beserta syaratnya yang bisa dilakukan oleh umat Islam. (bian)